Kabupaten Solok Selatan Gelar Volly Ball Tingkat SLTA se Sumbar, Riau dan Jambi

0

Solsel,PE – Pembukaan turnamen Volly Ball tingkat SLTA se Sumbar Riau Jambi dibuka secara resmi oleh Bupati Solok Sekatan diwakili Ass 1 Fidel Effendi.Kamis (31/1/2020).

Open turnamen Volly Ball ini digelar oleh SMKN 1 Solok Selatan,sekaligus pembukaan pekan kreatifitas siswa siswi SMKN 1 Solok Selatan.

Kejuaraan Volly Ball antar pelajar ini dibuka pada tanggal 31 Januari 2020 akan berakhir oada tanggal 2 Februari 2020.

Turut hadir pada acara pembukaan turnamen itu Bupati Solok Selatan diwakili Ass 1 Fidel Effendi,Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatra Barat diwakili oleh KCD wilyah 3 Solok Selatan Israr,Kejari,Ketua Koni Solok Selatan Rengga Husada,Ketua Komite beserta pengurus,ketua MKKS SMA,SMK besetta anggota.

Tahun ini sebanyak 15 Club yang ikut dalam turnamen ini mereka berasal dari Sumbar,Riau dan Jambi

Kegiatan pekan kreatifitas siswa ini merupakan peningkatan ketrampilan dan kedisplinan semua siswa,siswa yang pintar itu bukan dinilai dari kehebatanya,namun kedispilinan harus diutamakan.

Kegiatan ini mengangkat tema “Tingkatkan prestasi dan sportifitas yang religius menuju generasi melinial dan revolusi industri 4.0”.

Sekolah SMKN 1 Solok Selatan selalu mendulang prestasi,tidak saja datang dari siswa siswi,namun dari pihak gurupun meraih juara.

Salah seorang guru bernama Ardiansyah Melani meraih juara 1 lomba Tata Usaha tingkat Nasional di Jakarta,selain itu prestasi lainya juara 2 Pra PON cabang sepatu roda,juara 2 Fasion Show tingkat Sumbar
SMKN 1 Solok Selatan tidak kalah bersaing dengan sekolah sekolah lainya di Sumbar.

Sekolah SMKN 1 Solok Selatan sedang dosorot oleh masyarakat terkait dengan penggunaan dana Bos,sebuah pendidikan di SMK ini diakui tanpa bantuan dan sumbangan dari komite tidak akan jalan jika diandalkan dana Bos sekolah kejuruan ini akan jalan ditempat.

SMK tidak sama PBM nya dengan sekolah umum,siswa banyak belajar diluar aturan sekolah,prakkerin,belajar tambahan, dan sebagainya,bahkan siswa diajar oleh tenaga honorer,dengan apa dibayarkan gaji mereka

Baca Juga :  Plt Bupati Solsel Abdul Rahman : Pemerintah Harus Perhatikan Insan Media

Tahun 2019 saja banyak siswa yang tidak bayar SPP lebih kurang Rp 90 juta uang SPP ditangan orang tia murid sedangkan guru honor sebanyak 40 orang sampai saat ini tidak menerima gaji.

Sekolah juga tidak ingin bermasalah dengan hal ini,sehingga siswa yang menunggak SPP tidak kami tahan ijazahnya kami takut juga nanti ada permasalahan dikemudian hari,hanya saja siswa itu yang tidak berani mengambil ijazahnya.

Ini entah siapa yang salah,entah siswa yang tidak stor kesekolah,atau memang orang tuanya yang betul betul tidak sangup membayar SPP,pihak sekolah memberi keringan lagi.

Ass 1 Fidel Effendi dalam pidato singkatnya mengatakan,siswa harus meningkatlan kompetensi,pihak pemda sangat bangga dengan banyaknya keberhasilan yang dicapai oleh sekolah melalui kegiatan siswa.kami agak terkendala berkomonikasi dengan kepala kepala sekolah,

Kita jangan lagi terkotak kotak,sekalipun kewengan ditingkat provinsi,mari kita satukan tekad memajukan pendidikan di Solok Selatan ini.

Ketua Koni Solok Selatan Rengga Husadar juga menyampaikan pihaknya selalu mendorong kegiatan keolahragaan apalagi untuk tingkat pelajar,dan ini akan membantu sekali Koni Solok Selatan dalam melahirkan bibit atau atlit olah raga.

Ketua KCD Solok Selatan Israra dalam arahanya mengatakan,kita mengakui bahwa sekolah tingkat atas ini kewenangan berada ditingkat prov,namun sekolah SMK ini adalah milik masyaralat Solok Selatan

Anak anak kita telah memiliki potensi,ini semua meruapaknodal bagi mereka nantinya,dinas probinsiberilan penghargaan kepadampihak sekolah yang telah mampu memberikan i novasi kompetensi bagi siswanya
Hari ini kita saksikan adanya kegiatan potensi kreatifiyas ditandai dengam nerkumpulnya para pelajar ditingkat Provonsi

SMKN 1 Solok Selatan prestasinya tidak kalah dengan sekolah lain di.Satra Barat banyak prestasi prestasi yang dicapai oleh SMK ditingkat provinsi dalam beberapa tahun belakangan ini.

Baca Juga :  Sebanyak 288 Siswa di SMA Negeri 3 Solok Selatan Siap Melaksanakan UN

Tujuh SMK yang ada di Sumbar dua yang berhasil lolos Revitalisasi SMK 1 dan SMK Alahan Panjang,ini merupakan

SMK dituntut selalu dituntut untuk berinovasi,berintragritas dan berdedikasi,agar tamatan sekolah kejurian ini bisa tampilditengah tengah masyarakat.(syahril)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here