122

AROSUKA (PADANG EXPO)

Sebagai Nagari terbaik III tingkat Provinsi Sumatera Barat dalam penilaian Kompetensi dan Transparansi Dana Desa Tahun 2019, Bupati Solok H.Gusmal serahkan penghargaan kepada Wali Nagari Jawi-jawi Kecamatan Gunung Talang dalam pembukaan acara Tata Kelola Keuangan Nagari dan Bimbingan Teknis Penerapan Aplikasi Siskeudes (Sistim keuangan desa) 2.02 tahun 2020.

Dalam waktu yang bersamaan Bupati Solok H.Gusmal juga menyerahkan penghargaan lainnya kepada Empat Wali Nagari tercepat dalam penyampaian APBD 2020 yang diberikan kepada Nagari Alahan Panjang, Nagari Jawi-jawi, Nagari Koto Sani dan Nagari Sumani.

Adapun penghargaan ini sekaligus diadakan dengan penyerahan baju Family Gathering dari Bank Nagari kepada Wali Nagari Batang Barus, Wali Nagari Indudur, Wali Nagari Kacang dan Wali Nagari Koto Baru.

Pelaksanaan pelatihan tersebut berlangsung sampai tanggal 26 Februari 2020 yang diikuti 190 perangkat Nagari dari 67 Nagari yang ada di Kabupaten Solok, Nagari Koto Gaek Guguak, Nagari Siaro-aro, Nagari Lolo, Selayo Gantung Ciri, Tanjung Bingkuang dan Gaung.

Dalam pemaparannya, Bupati H.Gusmal mengatakan memandang bahwa hakikatnya kegiatan ini sangatlah penting, karena peranan besar yang diterima oleh Nagari yang disertai dengan tanggung jawab tinggi.

Oleh karena itu, Pemerintah Nagari harus bisa mempunyai prinsip akuntabilitas didalam tata pengelolaan pemerintahannya, ujar Gusmal.

Dalam hal ini, Bupati mengingatkan, untuk para pengelola Keuangan yang ada di Nagari agar dapat mengelola keuangan Nagari sesuai dengan penggunaannya menurut peraturan perundang-undang yang berlaku.

Ia berharap agar melalui kegiatan ini para pengelola keuangan Nagari agar bisa memahami serta menerapkan Aplikasi Siskeudes 2.02 pada Kenagarian masing-masing, dan bisa dipertanggungjawabkan akuntabilitasnya mulai dari transparan, akuntabel dan partisipatif, ujar Bupati.

Baca Juga :  Pemkab Solok Terima Penghargaan TP2DD Dalam Festival Ekonomi Keuangan Digital

Jika semua sudah terlaksana sesuai dengan prosedur, maka pemerintah Nagari bisa melaksanakan siklus pengelolaan keuangan secara akuntabel, mulai dari mulai dari perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan, pertanggungjawaban serta pengawasan.

Verisnofel selaku Kepala DPMN pada waktu sebelumnya pernah mengatakan, bahwa pelatihan pengelolaan keuangan Nagari bagi Wali Nagari berdasarkan permendagri 20 tahun 2018 dan bimbingan teknis penginputan APBN Nagari TA.2020 kedalam Aplikasi Siskeudes 2.02 kepada Sektretaris Nagari dan Operator Siskeudes Nagari.

Ia menjelaskan,”kita ingin para Wali Nagari meningkatkan pemahaman selaku Pemegang Kekuasaan Keuangan Nagari (PKPN) didalam tata kelola keuangan Nagari berdasarkan aturan yang sudah diberlakukan,” Ungkapnya.

Dalam acara tersebut, jumlah peserta sebanyak 190 orang dari 67 Nagari. Sedangkan 7 Nagari belum bisa mengikuti dikarenakan alasan Ranperna APB Nagarinya belum dibahas dengan BPN.*

Pewarta : dd
Editor : Redaksi