Longsor dan Air Sungai Meluap Melanda Sebagian Wilayah di Kabupaten Agam

91

AGAM (PADANG EXPO)

Intensitas curah hujan yang tinggi mengakibatkan sebagian wilayah Kabupaten Agam, Jumat (14/2/2020) sekira pukul 18.30 WIB, mengakibatkan terjadinya bencana longsor dan aliran sungai meluap di beberapa nagari di kecamatan IV Koto Kabupaten Agam.

Dodu Saputra selaku Koordinator KSB Nagari Balingka menyampaikan, adapun dua wilayah yang terdampak longsor pada Jumat (14/2/2020) itu adalah rusaknya rumah milik Deswar, mantan Wali Jorong Koto Hilalang dengan 7 orang jiwa penghuninya di Jorong Koto Hilalang, Nagari Balingka, Kecamatan Ampek IV Koto.

Sedangkan menurut keterangan dari Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam, M Luthfi AR melalui Pusdalops Lukman Syahputra mengatakan, longsor tersebut menghantam bagian belakang rumah milik Eli Zarni (31) sekitar pukul 21.00 WIB, akibatnya ruangan dinding dapurnya sampai ke atap mengalami kerusakan cukup parah.

Adapun, beberapa aliran sungai Batang Sianok air tampak keruh dan meluap, begitu juga beberapa jalan utama, àir meluap ke jalan dan bahkan masuk ke beberapa rumah dipinggir jalan utama simpang Malalak hingga ke Batu Tagak Balingka.

Pihak BPBD Kabupaten Agam seketika itu langsung berkoordinasi dengan Pihak Nagari, Kecamatan dan KSB Balingka untuk melakukan evakuasi dan pendataan serta penanganan dengan segera.

Seketika itu, Danramil IV Koto Army Nasution didampingi Aljumpati Agus serta Tim BPBD bersama yang lainnya langsung menuju ke lokasi untuk segera mengevakuasi dan mengungsikan warga yang rumahnya rusak terdampak longsor kerumah kerabat terdekat untuk menghindari terjadinya longsor susulan.

Selanjutnya koordinator KSB Dodi bersama anggota dan masyarakat lainnya akan melakukan pembersihan lebih lanjut, pada Sabtu (15/2/2020) terutama pada rumah yang posisinya berada disekitar tebing, karena dikhawatirkan longsor susulan.

Sementara di Jorong Cacang Randah akibat hujan disertai angin kencang juga terjadi terjadinya pohon tumbang di Jorong Cacang Randah, Nagari Tiku Utara, Kecamatan Tanjung Mutiara.

Baca Juga :  Kecewa Tidak Diizinkan Menikah dengan Pujaan Hati, Remaja 18 Tahun Tega Tusuk Ibunya

Menurut laporan dari masyarakat, akibat pohon tumbang tersebut, ruas jalan di Cacang Randah hingga Pasia Tiku sementara tidak bisa dilewati oleh kendaraan.

Seketika Pihak BPBD Agam langsung berkoordinasi dan turun kelapangan guna melakukan pendataan dan pembersihan bersama pihak Kecamatan Tanjung Mutiara, Nagari, unsur FKSB, Pekat IB DPK Tanjung Mutiara, Karang Taruna dan masyarakat dengan sistem gotong royong, sampai selesai dan jalan yang terhalang sudah bisa dilewati, ujar Kabid Syafrizal.

Akibat peristiwa tersebut, pemilik rumah bersama warga yang terdampak banjir dan longsor telah dievakuasi dan diungsikan ke tempat yang lebih aman, guna mengantisipasi apabila terjadi longsor susulan, sedangkan petugas bersama pihak lainnya dan masyarakat masih terus melakukan evakuasi dan pembersihan material longsor maupun banjir.**

Pewarta : Anizur
Editor : Redaksi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here