Mendikbud RI, Nadiem : Tidak Ada Penghapusan Guru Honorer di Sekolah

0

Jakarta, PE – Nadiem Anwar Makarim selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI menegaskan tidak ada penghilangan atau penghapusan tenaga guru honorer di sekolah-sekolah, terutama di daerah.

Ia mengatakan “Kalau tidak salah itu salah persepsi bahwa tidak ada yang namanya penghilangan honorer karena jumlah guru honorer kita sangat besar dan mereka banyak sekali yang mengabdi,” ujar Nadiem di Jakarta, Rabu (12/2/2020).

Seperti yang pernah disampaikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Tjahjo Kumolo bahwa penghapusan tersebut hanya di pemerintah pusat, bukan tenaga guru honorer di sekolah, ujarnya.

Terkait Guru honorer tersebut, itu merupakan kewenangan kepala sekolah dan diawasi langsung oleh Dinas Pendidikan setempat sehingga sama sekali tidak ada penghapusan tenaga honorer di sekolah.

“Jadi sebenarnya itu tidak bertentangan. Itu kalau tidak salah Menpan RB untuk pemerintah pusat bukan bagi pemerintah daerah,” ujarnya.
Sebelumnya, Kementerian Pemberdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) telah meluruskan persepsi isu penghapusan eks-tenaga honorer KII yang saat ini masih bekerja sebagai aparatur sipil negara.

Setiawan Wangsa Atmaja selaku Deputi SDM Kemenpan RB mengatakan bahwa penghapusan tersebut bukan berarti memberhentikan eks-tenaga honorer, melainkan merapikan status kepegawaiannya dalam tiga skema.

Adapun tiga skema yang dimaksud, skema pertama bagi eks-tenaga honorer yang masih berusia di bawah 35 tahun bisa mengikuti ujian seleksi calon pegawai negeri sipil. Mereka yang sudah melewati 35 tahun bisa ikut ujian pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

[Koresponden :bl]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here