Tim Opsnal Satreskrim Polres Solsel, Gagalkan Penyelundupan 3000 Liter BBM ke Kerinci

156

Solsel, PE – Ribuan liter BBM jenis premium ini dicegat polisi di Jorong Sampu saat akan dikirim ke Kabupaten Kerinci, Jambi berhasil digagalkan oleh Tim Opsnal Satreskrim Polres Solok Selatan, senin (10/2/2020).

AKBP Imam Yulisdianto didampingi Kasat Reskrim, Iptu M. Arvi mengatakan bahwa, “Upaya penyelundupan BBM ini telah berhasil digagalkan sekira pukul 03.00 WIB dini hari. Saat itu petugas mencegat mobil tersebut saat melintasi kawasan Jorong Sampu, Nagari Lubuk Gadang Utara, Sangir” ujarnya.

Berawal dari informasi masyarakat, maka berhasil dilakukan pencegatan dalam upaya penyelundupan BBM jenis premium dari Solok Selatan ke luar daerah. Katanya.

Dalam kejadian ini, pihak Polres Solsel mengamankan satu unit mobil yang mengangkut BBM tersebut dengan nomor polisi BA 9410 OA berjenis Mitsubishi Fuso, dari mobil tersebut ditemukan 100 jerigen BBM jenis premium yang akan dibawa ke Kerinci.

AKBP Imam mengatakan, “selain menyita barang bukti berupa Mobil dan BBM, kami juga menetapkan GP sebagai supir sekaligus pemiliknya sebagai tersangka yang merupakan Warga Buluah Kasij, Kecamatan Sangir Jujuan”, tegasnya.

Tersangka saat ini tengah menjalani proses penyelidikan untuk lebih lanjut, namun pihaknya belum melakukan penahanan sebab ancaman pidananya dibawah lima tahun.

GP yang telah ditetapkan sebagai tersangka, dijerat dengan Pasal 53 huruf B UU RI Nomor 22 tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, tentang kegiatan pengangkutan BBM tanpa izin usaha pengangkutan dengan ancaman pidana maksimal empat tahun.

Pihaknya juga masih menyelidiki cara pelaku mendapatkan BBM tersebut. Apakah dipasok dari SPBU murni atau lewat cara dikumpul-kumpulkan dari banyak pengecer.

“Saat ini mami masih terus mendalami darimana pelaku mendapatkan premium ini. Ke mana akan dijual di Kerinci dan untuk kebutuhan apa akan dipakai, sedang kita telusuri,” ujarnya.

Baca Juga :  Duka Diawal Tahun, 43 Orang Meninggal Akibat Banjir di Jadebotabek

Apalagi saat ini, berbagai daerah mengalami kelangkaan BBM jenis premium. Aksi penyelewengan itu akan dapat memicu hal negatif dan mengganggu ketertiban.

Imam menegaskan, Pihak kepolisian tidak akan memberi ruang gerak yang bebas terhadap pelaku kriminal di Solsel. Dirinya mengimbau, agar masyarakat dapat menjadi mitra Polri dengan secepatnya melaporkan setiap tindak kejahatan yang ditemui.

“kita terus komitmen, untuk terus berupaya mempersempit ruang gerak tindak kejahatan di Solsel. Bahkan, Polres Solsel juga berencana akan membentuk tim opsnal hajar bandit (Jardit) dalam waktu dekat,” ujarnya.(syahril)