25 Anggota DPRD Bukittinggi Masa Jabatan 2019-2024 “Serap dan Himpun Aspirasi Masyarakat” Pada Reses Masa Sidang II Tahun 2020

110

Bukittinggi, Padang Expo

Sebanyak 25 orang anggota DPRD Kota Bukittinggi masa jabatan 2019-2024, melaksanakan reses Masa Sidang II Tahun 2020 ke daerah pemilihan (Dapil) untuk menyerap dan menghimpun aspirasi konstituen melalui kunjungan kerja secara berkala. Kegiatan reses yang dilaksanakan secara berkelompok dan perorangan itu dihadiri oleh para Camat, Kepala SKPD, Perwakilan Instansi terkait, LPM, Lurah, RW/RT, Niniak Mamak, Bundo Kanduang, tokoh masyarakat, Pemuda, kader PKK serta ratusan masyarakat pada dapil masing-masing, berlangsung dari tanggal 16 s/d 18 Maret 2020.

Dari 25 orang anggota DPRD yang melaksanakan reses tersebut, 5 orang diantaranya melaksanakan reses perorangan ke dapilnya masing-masing, seperti Herman Sofyan, SE melaksanakan reses di jalan guru Hamzah dapil dan Maderizal, SH melaksanakan Reses di Ruang Sidang DPRD (keduanya dari Dapil Guguk Panjang), Ibnu Asis, S.Tp melaksanakan Reses di Halaman Gedung Serba Guna Inkorba,Kelurahan Campago Guguk Bulek dan H.Ibra Yasser melaksanakan reses di Jalan PDRI, Garegeh (keduanya dari Dapil MKS), serta Jon Edwar, ST, melaksanakan Reses di Halaman Surau Batu Parit, Kelurahan Ladang Cakiah (dari dapil ABTB).

Sedangkan 20 orang anggota dewan lainnya melaksanakan reses secara berkelompok di dapil masing masing. Untuk dapil Mandiangin Koto Selayan (MKS), reses dilaksanakan di kantor Camat MKS yang diikuti oleh Rusdy Nurman, SH, Yontrimansyah, SE, Asril Bakar, SH, Shabirin Rahmat, Hj Noni,s.Sos, Drs. Nofrizal Usra, M.Pd, H.Syfaril, S.St.Par, Dedi Fatria, SH dan Asril.SE.

Reses di Dapil Guguk Panjang yang diadakan di kantor Camat Guguk Panjang, diikuti oleh Nur Hasra, B.Sc, Arnis Malin Palimo, Edison Katik Basa, SE, Hj Ir.Rahmi Brisma, H.Irman, ABD. Rahman, dan Zulhamdi Nova Candra, Amd.

Sedangkan untuk reses di dapil Aur Birugo Tigo Baleh (ABTB) yang diikuti oleh Beny Yusrial, S.IP, M.Angga Alfarici, H.Syaiful Efendi, Lc.MA dan Alizarman, SHI.SH, juga dilaksanakan dikantor Camat ABTB

Baca Juga :  Polemik di SMK 2 Padang, Anggota DPR RI, Lisda : Minta Aturan Wajib Berjibab Dicabut

Ketua DPRD Kota Bukittinggi Herman Sofyan, SE mengatakan, reses bagi anggota DPRD merupakan suatu kewajiban untuk menyerap dan menghimpun aspirasi konstituen melalui kunjungan kerja secara berkala (satu kali reses untuk satu masa sidang) dengan menampung dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat serta memberikan pertanggungjawaban secara moral dan politis kepada konstituen di daerah pemilihannya.

Baik itu yang dilaksanakan secara perorangan maupun secara berkelompok seperti yang diamanahkan dalam UU No 27 Tahun 2009 Tentang MD3 dan PP No.12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib DPRD Provinsi, Kabupaten dan Kota.

“Setiap aspirasi yang disampaikan tersebut harus dapat ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangan yang dimiliki dan didasarkan pada Peraturan dan Perundang Undangan yang berlaku, sehingga aspirasi yang ditampung tersebut dapat dijadikan pedoman untuk menetapkan pokok-pokok pikiran DPRD demi terselenggaranya pembangunan dan Kesejahteraan masyarakat Kota Bukkittinggi,”kata Herman Sofyan.

 

Herman Sofyan menjelaskan, dari hasil pelaksanaan reses masa sidang II tahun 2020 yang sudah dilaksanakan secara perorangan maupun berkelompok tersebut, cukup banyak aspirasi masyarakat yang disampaikan, mulai dari usulan, saran, masukan maupun pertanyaan dimasing masing daerah pemilihan.

Baik pembangunan fisik maupun pembangunan non fisik diantaranya seperti pembangunan MDA, perbaikan masjid dan Mushalla, Pembangunan gerbang sekolah, pengadaan lampu penerangan jalan, perbaikan Drainase untuk antisipasi terjadinya banjir, pembuatan tanggul jalan, drenase, sampai pakaian seragam RT/RW, pembangunan gapura, bantuan pembangunan masjid tabligiyah Garegeh, pembangunan sarana ibadah di kawasan objek wisata Panorama Baru. pengadaan lapangan futsal, kelengkapan sarana prasarana posyandu lansia, bantuan permainan anak di luar ruangan, minta juga dibuatkan kolam renang untuk anak-anak yang akan dijadikan Desa Wisata. Sekarang sudah ada berdiri beberapa homestay yang minta pembinaan serta beberapa usul lainnya.

Kemudian, masyarakat juga meminta pengadaan bibit ternak, bibit tanaman, bantuan untuk para kelompok tani dan bantuan peralatan, Permodalan untuk UMKM, usulan kegiatan kegiatan kepemudaan serta meminta perhatian lebih kepada generasi muda produktif yang masih belum mendapatkan pekerjaan, pengadaan sarana dan prasarana untuk mendukung kegiatan kader dan PKK serta kader lainnya.

Baca Juga :  Anggota DPRD Padang Budi Syahrial Apresiasi Komunitas Panther Mania Bersama PPM

“DPRD Kota Bukittinggi sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada masyarakat yang telah berpartisipasi dalam kegiatan Reses anggota Dewan ini serta telah menyampaikan berbagai aspirasi dan saran untuk kepentingan masyarakat banyak dan kemajuan kota Bukittinggi.

Semua aspirasi yang disampaikan dalam reses ini kita akomodir untuk ditindaklanjuti dan akan kita bahas di DPRD serta akan dikoordinasikan dengan Pemerintah Kota Bukittinggi sesuai dengan Kertentuan dan regulasi yang berlaku,”jelas Herman Sofyan.

Ketua DPRD juga menyampaikan, kami dari pimpinan dan anggota DPRD sangat berterima kasih kepada jajaran Pemerintah Kota Bukittinggi yang telah menghadirkan para SKPD-nya pada kegiatan Reses ini, sehingga berbagai pertanyaan yang muncul dalam kegiatan Reses ini dapat dijawab langsung oleh masing masing SKPD.

“Apresiasi dan terimakasih juga kami berikan kepada jajaran Sekretariat DPRD, khususnya bagian Fasilitasi, Pengawasan dan Penganggaran yang telah bekerja dan memfasilitasi reses ini secara maksimal, sehingga kegiatan reses ini dapat terlaksana dengan sukses dan lancar serta sesuai harapan,”ujar Ketua DPRD.

Sementara itu Ketua Pansus Pokok-pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kota Bukittinggi Maderizal, SH menyampaikan, dalam menjalankan tugas dan fungsinya, anggota DPRD wajib menyerap dan menampung aspirasi masyarakat atau konstituen didaerah pemilihannya melalui kegiatan reses. Setiap aspirasi yang disampaikan tersebut harus dapat ditindaklanjuti sesuai dengan kewenangan yang dimiliki, dan didasarkan pada peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

“Reses masa sidang II yang kami laksanakan ini dalam rangka menampung aspirasi untuk perencanaan pembangunan Kota Bukittinggi 2021. Berbagai aspirasi, saran dan masukan masyarakat ditampung dalam reses untuk diperjuangkan dalam penyusunan APBD 2021 nantinya,”ujar Maderizal.

Maderizal menjelaskan, berdasarkan Peraturan Dewan Perwakilan Rakyat daerah Kota Bukittinggi Nomor 1 tahun 2018 tentang tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bukittinggi,pasal 95 ayat (3) dan ayat (4) serta pasal 96 ayat (1) sampai dengan ayat (5). Pelaksanaan kegiatan reses harus memperhatikan rencana kerja Pemerintah daerah. Hasil Pengawasan DPRD selama masa sidang dan Kebutuhan Konsultasi Publik dalam Pembentukan Peraturan Daerah.

Baca Juga :  Ketua Komisi IV DPRD Padang, Azwar Siry : Patuhi Aturan Pemerintah, PSBB Resmi Diberlakukan di Sumbar

Tujuan diadakannya Reses ini, selain merupakan kewajiban yang diamanahkan oleh Undang Undang, juga anggota DPRD ingin tahu secara pasti dan detail tentang kondisi masyarakat di daerah pemilihannya dan dapat menyerap aspirasi dari masyarakat, sehingga pelaksanaan program serta evaluasi pembangunan dapat dioptimalkan dan dimamfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Aspirasi yang telah terjaring melalui kegiatan reses ini juga dijadikan sebagai salah satu dasar dalam penetapan pokok pokok pikiran (Pokir) DPRD yang nantinya akan diusulkan dalam menetapkan Rencana Kerja pemerintah Daerah (RKPD) Kota Bukittinggi,”jelas Ketua Pansus Pokir DPRD itu.

Sekwan DPRD melalui Kasubbag Fasilitasi Pengawasan Sekretariat DPRD Kota Bukittinggi Ramon Arisa Putra, SE mengatakan, Alhamdulillah jajaran sekretariat DPRD, terutama Bagian Fasilitasi Pengawasan dan Penganggaran telah dapat memfasilitasi kegiatan reses anggota dewan dengan baik. Baik itu secara teknis maupun monitoring, sehingga pelaksanaan reses anggota DPRD Kota Bukittinggi Masa Sidang II tahun 2020, telah terlaksana dengan sukses dan lancar,”kata Ramon Arisa Putra.

Menurut Ramon, pelaksanaan reses merupakan kegiatan dewan yang sangat bermanfaat bagi masyarakat. Sebab, dalam reses ini masyarakat dapat bertemu langsung dengan pimpinan atau anggota dewan, sekaligus dapat menyampaikan langsung berbagai aspirasi dan masukan.

“Aspirasi masyarakat yang ditampung anggota dewan dalam reses ini, akan menjadi pokok-pokok pikiran DPRD yang akan disampaikan kepada pemerintah daerah. Hasil kegiatan reses ini juga dijadikan sebagai salah satu dasar bagi anggota DPRD dalam menetapkan pokok pikiran (Pokir),”ujar Ramon.(fadhil/rahmi)