Basrizal Ingatkan Jangan Tebang Pilih Dalam Penetapan ODP

296
Basrizal. Dt Pangulu Basa,Ketua 1 BAKORKAN (Badan Koordinasi Kerapatan Adat Nagari) Sumbar

Kabupaten Tanah Datar, Padang Expo

Terkait kunjungan kerja anggota DPRD Tanah Datar ke luar Daerah, Basrizal. Dt Pangulu Basa selaku Ketua 1 BAKORKAN (Badan Koordinasi Kerapatan Adat Nagari) Sumbar angkat bicara soal ini.

Basrizal menyampaikan bahwa Pemkab Tanah Datar jangan anggap remeh ancaman Covid-19. ” Maminteh sabalun anyuik, manyiang sabalun tumbuah ” begitu pituah orang tua di Minangkabau.

Tindakan pencegahan benar-benar harus dilakukan sesuai standar operasional yang ditetapkan pemerintah. Semua orang, baik warga ataupun Pejabat (termasuk DPRD) yang masuk atau kembali usai berkunjung ke Daerah yang sudah terbukti terkena virus corona harus diperiksa secara ketat dan dimasukkan kedalam daftar orang dalam pemantauan ( ODP ),”ujarnya.

Lebih lanjut lagi, Basrizal. Dt Pangulu Basa berharap pemeriksaan itu disamping berguna untuk pencegahan sebaran virus corona sekaligus untuk memberi rasa nyaman dan aman ditengah masyarakat. Jangan sampai karena kelalaian Pemkab dan kepanikan masyarakat justru menimbulkan tindakan gaduh dan destruktif ditengah masyarakat.

“Pastikan semua peralatan yang dibutuhkan, terutama untuk petugas medis tersedia dengan cukup, baik kuantitas maupun kelayakannya. Khusus bagi petugas yang terlibat dalam pencegahan dan penanggulangan Covid-19 perlu diberikan insentif yang layak setara dengan resiko tugas yang dihadapi.Bagi masyarakat yang sehat agar diberikan penyuluhan yang cukup agar mereka bisa menjaga diri dan keluarga serta orang dilingkunganya. Bagi masyarakat yang kurang sehat atau sakit perlu juga dibagikan masker dan petunjuk penggunaannya.” Pungkasnya, Rabu (18/3/2020) melalui WhatsApp.

Irwandi selaku Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Datar menambahkan agar setiap Pejabat Daerah ikut melakukan pemeriksaan tersebut.

“Ya kita menyarankan agar setiap Pejabat Daerah yg kembali dari perjalanan dinas dari luar provinsi terutama provinsi pandemi untuk melakukan pemeriksaan,” ucap Irwandi.

Baca Juga :  Pemkab Tanah Datar Berikan Reward dan Apresiasi Kepada Peserta Terbaik Waqaf 1.000 Hafidz Ke V

Jumharman, SE, selaku tokoh masyarakat Tanah Datar mengatakan anggota DPRD Tanah Datar yang sering melakukan kunjungan kerja ke luar Daerah hendaknya sesampai di Tanah Datar harus patuh dengan surat edaran Presiden, artinya harus mau di isolasi atau diperiksa apakah terkontaminasi dengan virus Corona atau tidak saat melakukan kunjungan kerja.

“Lebih-lebih kunjungannya ke Daerah yang pandemi (wabah yang terjangkit serempak di mana- mana, meliputi daerah geografis yang luas) yang saat ini terfokus di pulau Jawa. Dalam hal sebagai anggota DPRD dengan kesadaran sendiri datang untuk melakukan pemeriksaan guna mengantisipasi jangan sampai Tanah Datar menjadi pandemi Corona,” ujar Jumharman.(Dwi)