Pemkab Solsel Batasi Layanan Publik Tatap Muka, Kecuali Pegawai Pelayanan Publik

67
Kabag Humas dan Protokol Setkab Solsel, Firdaus Firman

Solsel, Padang Expo

Semakin mewabahnya sebaran virus CoVID 19 di Indonesia membuat Pemkab Solok Selatan mulai membatas pelayanan publik dengan tatap muka untuk waktu yang belum bisa ditentukan.

Keterangan dari Kabag Humas dan Protokol Setkab Solsel, Firdaus Firman, bahwa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memiliki wewenang di luar pelayanan publik diperkenankan melaksanakan mekanisme kerja di rumah atau work from home.

“Adapun kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bekerja di rumah akan dilakukan secara online. Kebijakan ini sesuai dengan Instruksi Bupati Solsel tertanggal 23 Maret 2020,” Firdaus Firman,Rabu (25/3/2020)

Untuk Pegawai yang bekerja dari rumah, ia mengatakan tidak diperkenankan ke luar daerah tanpa seizin pimpinan. Apabila, dalam keadaan mendesak atau urgent, maka setiap ASN akan dipanggil kembali ke kantor untuk melaksanakan tugas.

Meskipun saat ini ada pembatasan tatap muka, kepala OPD harus bisa pastikan semua pejabat struktural untuk bisa melaksanakan tugas kantor, agar pelayanan kepada masyarakat tidak terhambat.

Firdaus mengatakan, untuk penyelenggaraan kerja dirumah, maka dioptimalkan dengan teknologi informasi, seperti E-Kinerja, Konferensi Video, Email, WhatsApp dan lainnya.

Sementara ini, Pemkab solsel juga sudah meniadakan kegiatan tatap muka yang menghadirkan orang banyak, seperti apel, diklat maupun bimtek nanti akan di schedule ulang, ujarnya.
Dalam menyelenggarakan rapat, Firdaus mengatakan nantinya akan dilakukan se selektif mungkin untuk menyesuaikan tingkat prioritas, meskipun urgensi yang sangat tinggi dan harus diselenggarakan rapat di kantor nantinya, serta menjaga jarak aman peserta sesuai dengan anjuran pemerintah dan WHO, ungkapnya.
Di sisi lain, demi mencegah masuknya Covid-19 ke Solsel, Gugus Tugas Penanganan Virus Corona kabupaten itu intens melakukan penyemprotan disinfektan di tempat-tempat umum. Seperti di kantor-kantor pemerintahan, sekolah, masjid dan lainnya.
“Upaya ini kita lakukan, agar semua ruang publik terbebas dari virus tersebut. Kemarin sudah disemprotkan disinfektan di perkantoran pemkab, KPU dan rencananya giat ini dilanjutkan di sekolah dan masjid. Agar penyebaran virus bisa dicegah,” katanya.(Syahril)

Baca Juga :  Sering Banjir, BPBD Solok Selatan Rekomendasikan Batang Pangian Untuk Dinormalisasi