Pengembangan Potensi Agro Wisata Koto Barangai Di Kawasan Bukik Apik Direspon Positif oleh Komisi III DPRD Kota Bukittinggi

103

Bukittinggi, Padang Expo

Komisi III DPRD Kota Bukittinggi melakukan peninjauan lapangan ke kelurahan Bukik Apik, terkait pengembangan potensi agro wisata yang ada di kelurahan setempat. Selasa (24/03/2020).

Ketua Komisi III DPRD Bukittinggi, Maderizal, bersama Anggota Komisi III, Ibrayasser, Asri Bakarndan Irman Bahar, menjelaskan, Kelurahan Bukik Apik Puhun Kecamatan Guguak Panjang memiliki sejumlah potensi khususnya sektor pariwisata.

Salah satu potensi pariwisata yang layak dikembangkan kedepan adalah agrowisata. Agrowisata adalah aktivitas wisata yang melibatkan penggunaan lahan pertanian atau fasilitas terkait yang menjadi daya tarik bagi wisatawan.

“Potensi agrowisata di Kelurahan Bukik Apik Puhun ditunjang adanya kelompok-kelompok seperti kelompok tanaman hias, kelompok tanaman buah dan sebagainya. Potensi agrowisata yang dapat dikembangkan kedepan mendukung sektor pariwisata Bukik Apik adalah di kawasan Ngarai Koto Barangai,”jelas Maderizal.

Menurut Maderizal, kawasan agrowisata ini tidak hanya menjadi wisata pertanian atau perkebunan. Namun, kawasan ini dapat dijadikan kawasan wisata olahraga seperti jogging dan lainnya.

Kami dari Komisi III DPRD Bukittinggi melihat potensi ini sangat luar biasa. Hal ini didukung kondisi geografis yang sangat baik. Lokasi ini juga memiliki pemandangan alam yang sangat eksotis atau view Ngarai Takuruang. Kedepannya, potensi agrowisata ini bisa saling menunjang dengan kawasan Ngarai Koto Barangai. Dua potensi ini bisa sama-sama berkembang dalam mendukung kepariwisataan di Bukittinggi.

Selain itu, potensi pariwisata ini bisa juga menambah pendapatan masyarakat sekaligus merekrut tenaga kerja. Untuk terwujudnya agrowisata dan Ngarai Koto Barangai ini, dukungan Niniak Mamak dan tokoh masyarakat sangat diharapkan.

“Pembukaan kawasan agrowisata dan Ngarai Koto Barangai ini, juga membuka sejarah lama. Nantinya, kita bisa realisasikan dianggaran berikutnya. Para pemilik lahan juga akan distimulan bibit. Di kawasan ini, perlu dibuat bak air, WC, gazebo dan sebagainya. Lokasi ini juga bisa dibuat jalan setapak, bisa dikembangkan seribu tanaman durian, tanaman buah naga, jeruk da jagung ,”ujar Ketua Komisi III itu.

Baca Juga :  Pemko Bukittinggi Serahkan DIPA Tahun Anggaran 2021 Wilayah Kerja KPPN Bukittinggi

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Bukittinggi Rusdy Nurman, SH selaku Koordinator Komisi III mengatakan, kawasan agrowisata di Kelurahan Bukik Apik Puhun ini adalah mimpi luar biasa. Namun, pengembangan ini harus satu persepsi dan satu pemahaman antara kelompok dan pemilik lahan. Agrowisata ini akan dikelola oleh OPD terkait.

“Selesaikan dulu persoalan tanah dan sebagainya. Tentang rencana pengembangan agrowisata ini, perlu didudukkan bersama. Adakan rapat “bakampuang” dulu dan harus jelas legalitasnya. Jika legalitasnya sudah jelas, baru kita buat master plan, rancang DED, anggaran dan sebagainya,”kata Rusdy Nurman.

Sementara, Kepala Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Kota Bukittinggi Rismal Hadi menyebutkan, pembukaan kawasan agrowisata ini harus dipastikan dulu jalan setapak. Kemudian, lahan-lahan mana saja untuk agrowisata ini, sehingga pertanian bisa juga dikembangkan.

“Agrowisata ini bisa menjadi pendukung kawasan Geopark ngarai. Silahkan inventarisir potensi wisata bunga, pertanian, agrowisata dan sebagainya. Telusuri jalan-jalan atau lahan yang ada,”sebut Rismal.

Lurah Bukik Apik Puhun Rusdi Yanto didampingi Ketua LPM Hendra Eka Putra menyampaikan, kami sangat senang karena DPRD mendukung rencana pengembangan agrowisata ini. Dimana, potensi agrowisata yang ditunjang dengan pemandangan Ngarai Koto Barangai yang sangat indah ini akan bisa menambah khasanah daya tarik wisata di Bukittinggi umumnya dan Kelurahan Bukik Apik Puhun khususnya.

“Kami akan upayakan termasuk akses jalan dan kami akan lakukan pertemuan dengan kelompok dan pemilik lahan. Semoga rencana ini dapat terwujud kedepannya. Apalagi, Bukik Apik Puhun ini “kaya”dengan potensi pariwisata. Didukung kondisi dan keindahan alamnya,”ujar Rusdi Yanto diamini Hendra St,Rangkayo Mudo. (fadhil/rahmi)