Wali Nagari Tigo Koto, Sebut Ada Kejanggalan dan Kemunduran di Koperasi Teratai

200

Tanah Datar, Padang Expo

Terkait surat laporan Wali Nagari Tigo Koto, Kecamatan Rambatan, Mohd. Hatta kepada Dinas Koperindagpastam Tanah Datar tentang Koperasi Teratai, membuat ketua dan pengurus Koperasi Teratai meradang.

Dalam laporan surat tersebut dikatakan bahwa Koperasi Teratai yang beralamatkan di Jorong Gantiang, Nagari Tigo Koto ada kejanggalan dan kemundurun bagi pengurus dalam melaksanakan tugasnya untuk mengembangkan koperasi tersebut.

Seperti yang disampaikan Mohd. Hatta kepada media ini via selulernya mengatakan bahwa kejanggalan dan kemundurun koperasi tersebut ada di tahun 2018.” Pada waktu RAT (Rapat Anggota Tahunan) tidak ada dibacakannya laporan BP/ Badan Pengawas.

Walau kemudian ada, nampaknya itu menyusul. Yang kedua terkait masalah pinjaman anggota. Banyak peminjaman dari anggota yang macet, termasuk SHU (Sisa Hasil Usaha) dari koperasi tersebut tiap tahunnya boleh dikatakan nihil.

Namun harapan kami, koperasi ini tetap aktif dan pembinaannya semakin ditingkatkan termasuk masalah peminjaman dari anggota agar disiplin supaya koperasi ini bisa berkembang dan lancar,” ujar Hatta Sabtu, (14/03/2020).

Hal yang berbeda diungkapkan oleh Afrizal Noerdin selaku ketua Koperasi Teratai dengan akta notaris no 56 tertanggal 29 November 2010 tersebut menyampaikan,” Mengenai surat Wali Nagari Tigo Koto terhadap koperasi Nagari Tigo koto , koperasi Teratai.

  1. Wali Nagari sebagai pembina dan pelindung koperasi teratai tidak sepatutnya melaporkan hal hal yang dirasa janggal atau yang dituduhkan kepada lembaga ini, beliau bisa saja memanggil pengurus untuk mengklarifikasi kalau seandainya ada temuan di lapangan atau ada yang melapor.
  2. Dari awal berdirinya koperasi teratai selalu mengadakan rapat anggota setiap tahunnya, dalam RAT tersebut seluruhnya dilaporkan, bidang organisasi, permodalan bidang usaha, kesejahteraan anggota, serta saran dari anggota bagaimana langkah-langkah kedepannya koperasi ini, sebelum RAT dilakukan selalu dibimbing dan dibina serta diperiksa oleh Dinas Koperindag, terutama sekali masalah keuangannya.
  3. Setiap rencana kerja yang dijalankan pengurus atas persetujuan RAT,tertuang didalam Ad-Art koperasi Teratai, termasuk dalam masalah honor pengurus.
  4. Honor yang diterima pengurus masih dibawah UMR daerah kabupaten Tanah Datar yang disetujui dalam RAT, dan seluruh biaya yang ditimbulkan , jelas tempat dan sasaran nya, tidak pernah pengurus keluar dari jalur yang telah digariskan oleh Ad-Art koperasi yang telah disepakati waktu RAT.
  5. Setiap RAT, pengurus selalu mengundang Wali Nagari Tigo koto dan wali jorong SE Nagari tigo koto, KAN,BPRN,CAMAT Rambatan,UPT DPMD Rambatan,Dinas Dpmd kabupaten Tanah Datar, dan Koperindag Kabupaten Tanah Datar, serta seluruh anggota koperasi.
  6. Dan setiap permasalahan dalam koperasi pengurus selalu berkoordinasi dengan koperindag,” tutur Afrizal. Kami selalu berkoordinasi dengan dinas terkait setiap ada kegiatan dan permasalahan yang ada di koperasi kami, silahkan bapak cek and ricek ke Dinas Koperindagpastam, pungkasnya.
Baca Juga :  Alihkan Seluruh Pokir dan Potong Anggaran Perjalanan Dinas, DPRD Tanah Datar Fokus Ke Penanganan CoVID-19

Nahrenis, Kasi P Kelembagaan Dinas Koperindag Tanah Datar mewakili Dinas terkait menjelaskan bahwa selama ini Koperasi Teratai termasuk salah satu koperasi yang sehat di Kabupaten Tanah Datar.

” Mengenai surat pak wali, kita sudah kirim balasannya, namun setahu kami, koperasi ini tidak bermasalah kok. Untuk itu, coba nanti kita luruskan dan kita tindaklanjuti laporan tersebut, apakah benar seperti itu,” kata Bu Reni panggilan sehari-harinya.

Ditambahkan oleh Afrina Yernis, Pembina koperasi dari Dinas Koperindagpastam Tanah Datar bahwa apa yang di sampaikan oleh pak wali ke dinas mungkin itu hanya kesalahpahaman saja.

“Mungkin ini kesalahpahaman. Tapi saya sebagai pembina untuk seluruh koperasi yang ada dibawah naungan Dinas Koperindagpastam, Koperasi Teratai ini setahu saya tidak ada permasalahan. Sampai saat ini mereka sesuai dengan aturan koperasi, bahkan dalam waktu dekat ini mau RAT. Tapi nanti coba kita luruskan agar tidak terjadi permasalahan dikemudian harinya,” pungkas Afrina Yernis.(Dwi)