62 Orang Perantau Asal Solok, Dikarantina di Padang

82

Padang, Padang Expo

Pemudik yang berasal dari Kabupaten Solok sebanyak 62 orang menjalani karantina sementara di Kota Padang, adapun hal ini dilakukan untuk menekan angka penyebaran virus CoVID-19 yang saat ini sedang mewabah.

Syafrizal selaku Kepala Biro Administrasi Pengadaan dan Pengelolaan Barang Milik Daerah Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sumbar mengatakan, rencananya ada 114 orang perantau yang akan pulang kampung, namun sampai sekarang baru ada 62 orang yang berangkat dengan bus. Maka, semua pemudik tersebut harus menjalani karantina dulu di Padang untuk menekan penyebaran wabah virus CoVID-19, ujarnya Jum’at (17/4/2020)

Ia mengatakan, semua pemudik yang 62 orang tersebut sudah di cek, alhamdulillah tidak ada yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) atau tidak ada gejala atau riwayat kontak dengan orang positif CoVID-19. Secara status mereka berada dalam kategori PPT (Perantau Pulang dari Daerah Terjangkit.red).

Sebenarnya untuk kondisi ini mereka diharuskan isolasi mandiri dirumah masing-masing di Solok. Namun karena adanya penolakan dari masyarakat disana akhirnya diusulkan untuk di karantina di Padang selama 3 – 7 hari kedepan, ujarnya.

Jika dalam waktu yang sudah ditentukan mereka dalam keadaan baik-baik saja, maka mereka akan dipulangkan ke kampung halaman masing-masing.

Dalam keterangannya, Syafrizal mengatakan pihaknya saat ini telah menyediakan sebanyak 72 kamar terpisah, ada di Asrama BPSDM dan di BPP Dinas TPHP sumbar untuk perantau yang menjalani karantina, dan masyarakat yang terkendala dan tidak memiliki tempat isolasi secara mandiri, ungkapnya.

Pada waktu sebelumnya Pemprov Sumbar telah menyiapkan 9 tempat karantina untuk Orang Dalam Pengawasan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dalam upaya memutus rantai penyebaran COVID-19 di provinsi itu.(*d79)

Baca Juga :  Kurangi Penyebaran CoVID-19, Mulai 9 November Warga Padang Dilarang Gelar Pesta Pernikahan