Bupati Agam, Indra Catri: Sektor Pertanian Jangan Sampai Terhenti

30

Matur, Padang Expo

Meskipun saat ini Kabupaten Agam juga terdampak wabah cirus CoVID-19, namun Bupati Indra Catri tidak tinggal diam, dalam kondisi sulit saat ini, pertanian harus tetap berjalan dan jangan sampai terhenti. Pasalnya, petani adalah ujung tombak dalam penyediaan pangan, pintanya.

Bupati mengatakan, “jika pertanian terhenti, apa yang akan mau kita makan,” ujarnya pada saat meninjau langsung lahan pertanian bawang merah milik Keltan Maju Jaya, Nagari Parik Panjang, Kecamatan Matur, Sabtu (25/4).

Bupati juga mengatakan, hingga saat saat ini pertanian Agam terus berjalan, ia juga mengatakan bahwa di bulan Ramadhan ini saja, kelompok tani Maju Jaya akan memanen bawang merah seluas 5 hektar dengan kualitas super dan medium. Dalam satu hektar petani dapat memproduksi rata-rata 35 ton.

“Ini hasil produksi yang sangat luar biasa, belum lagi di Maninjau dan Silayang,” ujarnya pula.

Untuk itu, Bupati meminta agar tidak ada orang yang mengantar dan menjemput Corona dari luar. Kalau petani sudah terpapar, tentu pertanian juga terhenti.

“Kita akan terus mengingatkan agar para petani dan penyuluh melaksanakan aktivitas sesuai protokol Covid-19, dengan menjaga jarak dan memakai masker. Serta menjaga kesehatan,” pintanya.

Tidak lupa juga dalam kesempatan tersebut Bupati sempat mengedukasi petani yang akan menanam bawang merah. Untuk itu, ia minta penyuluh untuk selalu mendampingi petani di lapangan.(*d79)

Baca Juga :  Selama Pandemik CoVID-19, Pemkab Agam Telah Salurkan 679 Ton Beras Pada Masyarakat