Kalaksa BPBD Pasbar, Edi Busti : Talamau Bukan Zona Merah, Warga Harus Tetap Tenang

128
Kalaksa BPBD Pasbar, Edi Busti (kiri) didampingi Kabid Kedaruratan dan Logistik, Decky. H. Sahputra.(Ist.)

Pasbar, Padang Expo

Menyikapi isu yang berkembang ditengah masyarakat tentang status Zona Merah Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar), Bupati Pasbar melalui Kalaksa BPBD sekaligus Koordinator Pusdalops Penanggulangan Bencana Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Pasbar, Edi Busti dihadapan beberapa awak media tegaskan bahwa hal itu tidaklah benar.

Hal ini beredar pasca meninggalnya salah satu warga Pasbar yang berdomisili di Kota Padang yang diidentifikasi terpapar Covid-19 yang dimakamkan beberapa waktu yang lalu. Banyak isu yang berkembang seperti di media sosial tentang status Zona Merah Kecamatan Talamau.

“Hingga saat ini tidak ada status Zona Merah yang ditetapkan Pemkab Pasbar seperti isu yang beredar. Dengan adanya isu tersebut menimbulkan keresahan ditengah masyarakat.” Ujar Edi Busti didampingi Kabid Kedaruratan dan Logistik, Decky. H. Sahputra.

Tim Gugus Tugas Covid-19 tetap melakukan langkah-langkah konstruktif dalam penanganan penyebaran Covid-19 dengan proses tracking orang-orang yang melakukan kontak langsung dengan almarhumah dan melakukan tes Swap terhadap 16 orang bertempat di Diklat Talu, Senin (13/4).

“Harapan kita agar seluruh masyarakat tetap tenang dan selalu mengikuti seluruh langkah-langkah pencegahan Covid-19 sesuai arahan pemerintah. Kita tunggu hasil labor tes Swap yang telah dilaksanakan dan akan kita sampaikan secara berkala kedepannya melalui Juru Bicara Covid-19 Pasbar, mari kita berdoa supaya hasil tes Swap beberapa warga tersebut negatif.” Harap Edi Busti.

Dengan adanya statemen ini, terbantah sudah isu yang berkembang tentang status Zona Merah Kecamatan Talamau, Kabupaten Pasaman Barat, Provinsi Sumatera Barat. (Pusdalops-PB Pasbar/by.roni/red)