Cepat Tanggap Anggota DPRD Tanah Datar Dapil 2 Untuk Penanganan Covid 19 dan Dampaknya

33

Tanah Datar, Padang Expo

Penyerahan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) dari anggota DPRD Kabupaten Tanah Datar Dapil 2 kepada petugas Posko gugus tugas dan Puskesmas yang ada di Dapil 2 merupakan reaksi dari cepat tanggap anggota dewan tersebut melihat kondisi yang ada di Dapil 2, khususnya dan Tanah Datar umumnya.

Adrijinil Dt. Rangkayomulie, Ketua Badan Kehormatan DPRD kabupaten Tanah yang mewakili rekan-rekannya mengatakan bahwa apa yang mereka lakukan adalah bentuk kepedulian mereka terhadap masyarakat khususnya petugas Posko dan perangkat puskesmas.

“Dengan di berlakukannya PSBB, kami berharap agar para petugas di lapangan dilengkapi dengan APD yang sesuai dengan standar yang sudah ditentukan. Puskesmas dan Posko gugus tugas di nagari merupakan ujung tombak untuk memutus mata rantai Covid 19. Saat ini kami dari 8 anggota DPRD kabupaten Tanah dari Dapil 2, berupaya membantu petugas kita dengan memberikan bantuan berupa APD. Itu kan bentuk kepedulian, sesuai dengan fungsi dan tugas kami. Kita turun langsuang melihat bagaimana kondisi di lapangan, bagaimana persiapannya, apa yang kurang dan bagaimana juga sistem kerjanya. Perlu diketahui, DPRD Tanah Datar sudah menyetujui untuk pengucuran dana sebesar Rp 64 Milyar untuk penanganan Covid 19 ini. Intinya, Tanah Datar untuk tahun 2020 tidak ada pembangunan infrastruktur. Kita kerahkan seluruh dana tersebut untuk fokus terhadap penanganan virus Corona. Dan ini juga merupakan salah satu jalan memutus mata rantai Covid 19. Semoga APD ini bermanfaat, dan bagi masyarakat Tanah Datar, tolong di patuhi himbauan pemerintah demi keselamatan kita semua termasuk diterapkannya sistem PSBB di Kabupaten Tanah Datar ini,” ujar Ketua Badan Kehormatan DPRD dari fraksi Nasdem, Rabu (22/4).

Baca Juga :  GSMS SMPN 1 Batipuh Lahirkan Minat dan Bakat Anak Didik

Menambahkan lagi, Abu Bakar, Lc dari PKS menjelaskan bahwa bantuan itu juga gunanya untuk meringankan beban puskesmas dan posko gugus karena keterbatasan APD bagi petugas kesehatan dan posko.

“DANA Itu adalah potongan sedikit gaji anggota DPRD se-Kabupaten Tanah Datar. Kepada masyarakat agar bersabar, karena nanti tidak akan semua masyarakat yang akan mendapatkan bantuan dan kita berfikir positif dan bertawakal kepada Allah, karena kita diuji dengan rasa takut, hindari sumpah serapah, jauhkan diri dan keluarga dari maksiat dan dosa. Tidak ada yang mampu menghilangkan wabah ini kecuali Allah SWT. Mudah-mudahan ramadhan ini rasa khusyu, dan takut kita kepada Allah SWT bertambah kuat. Teruslah bekerja dan berikhtiar mencari rezeki yang halal. Juga kepada Pemda Tanah Datar terkesan lalai dan lamban dalam masalah antisipasi dan penanganan covid 19 ini jika dibanding kabupaten tetangga. Contoh Kabupaten Solok yang serius dalam menjaga perbatasan,” pungkas Abu Bakar yang akrab dipanggil Ustadz.

Masing-masing anggota DPRD kabupaten Tanah Datar dari Dapil 2 yang keseluruhannya hadir dalam giat kepedulian dan cepat tanggap tersebut adalah Adrijinil, S.H Dt. Rangkayomulie dari Nasdem, Alimuhar St. Tunaro dari PAN, Abu Bakar, Lc dari PKS, Mhd. Haekal, SE dari Hanura, Herman Sugiarto dari Golkar, Dra. Donna dari Demokrat, dan Agus Tofik dari PPP serta Kamrita, S.Pd dari Gerindra.(Dwi)