DPRD Kota Padang Alihkan Dana Untuk Penanganan Dampak Sosial Ekonomi Karena Wabah CoVID-19

15

Padang, Padang Expo

DPRD Kota Padang menggeser miliar rupiah dana untuk dialihkan kepada penanganan dampak sosial ekonomi wabah virus COVID-19. Hal itu dikatakan Ketua DPRD Kota Padang Syafrial Kani didampingi wakilnya Arnedi Yarmen dan Kabag Persidangan, Perundang-undangan dan Kehumasan Marzuki diruangkerjanya, Kamis (2/4/2020).

Dewan sepakat membatalkan rencana pembelian empat mobil dinas (Mobnas) baru, yang rencananya diperuntukkan bagi ketua DPRD beserta wakilnya. Selain itu juga pagu dana Bimbingan Teknis (Bimtek) dewan juga dialihkan untuk insentif warga terdampak.

Adapun dana yang dialihkan tersebut adalah, dana untuk pembelian 4 Mobil dinas yang akan dialihkan senilai Rp3.252.250.000,-.dana makan minum terkait biaya rumah tangga Ketua DPRD sebesar Rp. 200.000.000,-, dana kunjungan kerja/studi banding Luar Negeri Rp.450.000.000,- dana kunjungan kerja/studi banding tiga (3) kali Pansus @Rp.860.724.000 x 3 = Rp.2.582.172.000,- dengan total keseluruhan Rp. 6.484.422.000,- Dana ini akan digunakan untuk membantu masyarakat kurang mampu untuk menghadapi dampak sosial akibat virus COVID-19.

“Anggaran sebesar Rp6,4 miliar ini dialihkan untuk membantu perekonomian masyarakat di saat wabah corona ini,” ucap Wakil Ketua DPRD Padang, Ilham usai melakukan rapat pimpinan dan rapat Badan Musyawarah (Bamus), Selasa, 1 April 2020.

Untuk pemantauannya, Ilham menjelaskan, DPRD akan melakukan pemantauan dari anggota dewan yang tersebar di beberapa daerah. pemilihan.

“Dalam pelaksanaannya, anggota dewan yang langsung mengawasi dalam pelaksanaan pembagian tersebut. Apakah tepat sasaran atau tidak,” tegasnya.

Pada saat ini yang kita butuhkan adalah, masyarakat Padang bisa bertahan dalam situasi KLB ini. Dan sama-sama kita berharap wabah ini cepat berlalu,ungkapnya. (*d79/sz/red)

Baca Juga :  Rapat Paripurna DPRD Kota Padang, Wali Kota Mahyeldi : Realisasi Target APBD Kota Padang TA 2019 Sebesar 2,35 Triliun