Dua PDP CoVID-19 di Agam, Dinyatakan Sembuh

27

Lubukbasung, Padang

Dua pasien dalam pangawasan Corona Virus Disease (COVID-19) di Kabupaten Agam, dinyatakan sembuh sehingga PDP di daerah itu berkurang dari lima orang menjadi tiga hingga Rabu (8/4).

Muhammad Lutfi Ar selaku Wakil Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Wabah COVID-19 Agam mengatakan dua orang berstatus PDP yang berasal dari Palembayan itu sembuh setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit. Sedangkan,tiga PDP sisanya yang berada di Kecamatan Lubukbasung satu orang, Matur satu orang dan Malalak satu orang.

Untuk orang dalam pemantauan (ODP) berkurang 12 orang karena telah selesai melakukan isolasi mandiri di rumahnya selama 14 hari.

Namun jumlah ODP pada Rabu (8/4) sebanyak 11 orang yang tersebar di Kecamatan Lubukbasung enam orang, Ampeknagari sati orang, Palembayan satu orang, Ampekkoto satu orang, Baso satu orang dan Tilatangkamang satu orang.

“OPD di Agam 346 orang pada Selasa (7/4) dan pada Rabu sebanyak 345 orang atau kurang satu orang akibat selesai isolasi diri 12 orang dan ODP pada Rabu (8/4) sebanyak 11 orang,” katanya.

Ia mengatakan, bahwa 345 ODP itu tersebar Lubukbasung 51 orang, Tanjungraya 16 orang, Kecamatan Tanjungmutiara 22 orang, Palembayan 10 orang, Ampeknagari 31 orang, Kecamatan Matur 47 orang, Malalak 4 orang, Banuhampu 11 orang dan Ampekkoto sembilan orang, ujarnya.

Lalu, di Kecamatan Sungaipua 20 orang, Tilatangkamang 1 orang, Ampekangkek 70 orang, Palupuh 7 orang, Kamangmagek 21 orang, Baso 18 orang dan Canduang 7 orang

“Untuk ODP paling banyak berada di Kecamatan Ampekangkek, Lubukbasung dan Matur,” katanya.

Ia menambahkan, saat ini Pemkab Agam mengerahkan tim gabungan dari Satgas BPBD, Satpol PP Damkar, Polri, TNI, KSB dan lainnya untuk pendataan dan pemeriksaan suhu tubuh penumpang AKAP dan kendaraan pribadi di posko yang berada di Tiku, Kecamatan Tanjungmutiara.

Baca Juga :  Mengingat Dampak CoVID-19, Pemkab Agam Perpanjang Masa Belajar Hingga 20 Juni

Untuk penyemprotan cairan disinfektan di perkantoran, fasilitas umum dan lainnya tetap dilakukan, ujarnya.(*d79)