Ini Penjelasan Ketua DPRD Tanah Datar, Tentang Pertanyaan Dampak Ekonomi Covid 19

1076
H. Roni Dt. Bungsu Ketua DPRD Kabupaten Tanah Datar (Ist.)

Tanah Datar, Padang Expo

H. Roni Dt. Bungsu, Ketua DPRD Kabupaten Tanah Datar menjelaskan kepada media ini terkait beberapa pertanyaan yang diajukan oleh wartawan Padang Expo tentang dampak ekonomi dan transparansi anggaran yang digunakan untuk penanganan Covid 19.

“Ada beberapa point tentang penjelasan akibat dampak Virus Corona atau Covid 19 yang menjadi perhatian kita semua, terutama dari segi ekonomi. Antara lain:

  1. Akibat covid 19 sangat berdampak terhadap ekonomi masyarakat karena pemberlakuan sosial distancing sehingga terjadi pembatasan ruang gerak masyarakat untuk beraktivitas dalam pemenuhan perekonomian mereka. Mudah-mudahan situasi ini cepat pulih kembali.
  2. Upaya yang dilakukan pemerintah tentu ada yang di delegasikan melalui tim gugus penanganan covid 19 tapi tentu saja belum maksimal karena masih dalam proses penanganan dan harus disesuaikan dengan protap yang diatur regulasi dalam kondisi darurat.
  3. Pandangan saya, bukan kesiapan lagi yang perlu di pertanyakan tapi sampai sejauh mana operasional yang sudah berjalan. Apakah sudah memenuhi standar SOP sesuai dengan aturan atau belum, efektifnya tentu tugas kita bersama untuk mensupport kinerja tim ini.
  4. Transparansi adalah amanah regulasi apalagi menyangkut buggeting. Sepengetahuan saya saat ini pemda melalui tim gugus penanganan covid 19 secara marathon dipersiapkan secara jelas dan terukur sesuai protap penanganan wabah penyakit menular ini,” tutur H. Roni Jumat (17/4).

Adrijinil Dt Rangkayomulie selaku Ketua Badan Kehormatan DPRD Kabupaten Tanah Datar pun menambahkan bahwa mengenai besaran anggaran yang disiapkan untuk penanganan Covid 19 sedang dalam pembicaraan antara Banggar (Badan Anggaran) DPRD dengan tim anggaran Pemda.

Adrijinil Dt Rangkayomulie, Ketua BK DPRD Tanah Datar

“Tinggal mengeksekusi saja. Karena dana yang dianggaran 2020 tidak mencukupi, perlu dilakukan refocusing atau revisi APBD 2020. Dan Insyaallah Banggar DPRD Tanah Datar telah menyepakati Rp 57 Milyar untuk penanganan covid-19 ini,” pungkas Ketua BK DPRD Kabupaten Tanah Datar.(Dwi)

Baca Juga :  Lagi, Satu Orang PDP Asal Tanah Datar Meninggal Dunia