Kelompok UMKM Pengusaha Konveksi di Agam, Telah Mampu Produksi APD Sendiri

84

Kamang, Padang Expo

Ditengah semakin meluasnya penyebaran virus COVID-19, banyak orang kehilangan sumber mata pencaharian, namun banyak juga yang memanfaatkan keadaan ini dalam segi positif, dengan berbagai kegiatan untuk mencari celah agar omset atau pemasukan terus mengalir demi kebutuhan sehari-hari yang tidak bisa dihindari.

Salah satunya UMKM di Kabupaten Agam, yang tergabung dari kelompok pengusaha konveksi saat ini beralih memproduksi berbagai jenis Alat Pelindung Diri (APD), untuk menghindari dan mengantisipasi penyebaran virus CoVID-19.

UMKM tersebut kini telah banyak memproduksi APD untuk kebutuhan di Rumah Sakit yang ada di Sumatera Barat ini mulai dari masker, baju hazmat dan lainnya.

Fatimah selaku Kepala Disperindagkop dan UKM Agam mengatakan, untuk menyikapi keadaan dalam pencegahan penyebaran virus CoVID-19 ini pihaknya mendorong seluruh usaha konveksi yang telah tergabung dalam kelompok UMKM untuk lebih fokus dalam memproduksi APD yang saat ini sangat dibutuhkan.

Dalam hal ini, Fatimah mengatakan UMKM tersebut sudah bisa memasok APD dalam bentuk baju hazmat bagi para tenaga medis di beberapa rumah sakit yang telah dirujuk oleh Pemerintah untuk menangani pasien CoVID-19.

Ia mengucapkan, “Alhamdulillah, saat ini kegiatan usaha konveksi yang ada di Kabupaten Agam telah mampu menjawab dan menghadapi hal ini, bahkan produk APD yang telah dihasilkan sesuai dengan standar medis,” ujarnya.

Dari hasil pantauan Fatimah ke beberapa pengusaha konveksi, salah satunya di Kamang telah mampu menyelesaikan baju hazmat yang berbahan ‘Spoundbound’ sebanyak 50 set lengkap dalam satu hari, ia juga mengatakan bahan baju hazmat tersebut bisa dicuci 2 kali.

Ia menambahkan, bahwa “1 set baju hazmat itu lengkap sampai ke penutup kepala, cover sepatu dan masker, dengan harga relatif murah. Bahkan hingga saat ini konveksi asal Kamang ini memasok kebutuhan baju hazmat untuk RSAM Bukittinggi,” ujarnya.

Baca Juga :  Dinas Pangan Sumbar Bersama Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Agam Gelar Kampanye FLW

Sedangkan, Martias Wanto selaku Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Agam melihat hal ini sangat mengapresiasi inovasi yang telah dilakukan oleh para pengusaha konveksi tersebut, mereka telah mampu menjawab kebutuhan APD saat ini yang sangat dibutuhkan dalam melawan penyebaran virus CoVID-19.

Martias Wanto juga mengatakan,” jika sudah ada hasil APD dari pengusaha UMKM di Agam kenapa kita harus jauh keluar daerah memesan, kita berdayakan pada usaha yang ada disini,” ujarnya.

Untuk kebutuhan APD di Kabupaten Agam, sesuai dengan instrukri Bupati Agam Indra Catri, pihaknya saat ini akan memberdayakan seluruh potensi yang ada di daerah terutama dalam pembelian Alat Pelindung Diri (APD).(*d79)