Marhaban ya Ramadhan

144

Umumnya kata marhaban sangatlah baik jika disandingkan dengan Ramadhan maupun dengan kedatangan seseorang, diterjemahkan dengan Selamat Datang. Maka ungkapan Marhaban Ya Ramadhan bermakna Selamat Datang, Bulan Ramadhan.

Ramadhan merupakan bulan yang istimewa, tamu yang agung. Ia pantas untuk disambut dengan penuh kegembiraan dan tentunya dengan hati yang lapang. Karena ia merupakan big sale dari Tuhan untuk kita beramal sebaik dan sebanyak-banyaknya.

Umat Islam di Tanah Air biasanya menyambut Ramadhan dengan beragam tradisi. Ada yang bersih-bersih rumah, ramai-ramai mandi ke sungai, nyekar ke makam, munggahan atau berkumpul dengan keluarga terdekat. Tradisi-tradisi tersebut berbeda-beda tiap daerah.

Sayangnya, Ramadhan kali ini sepertinya akan sangat berbeda dibanding tahun sebelumnya. Sebab, saat sekarang ini kita sedang dihadapi adanya wabah virus corona yang belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir. Padahal Ramadhan tinggal menghitung hari. Umat berharap, wabah ini sudah bisa hilang sebelum Ramadhan.

Kita sangat mendukung upaya pemerintah agar warga menjaga jarak dan tak melakukan kegiatan yang melibatkan banyak orang.

Sebab bukan hanya kita yang terdampak, hampir seluruh bangsa di dunia sedang mengalami kesulitan menangani COVID-19. Ini situasi yang sangat tidak mudah dan akan sangat berat bagi kita semua. Dampak COVID-19 bukan hanya kepada kesehatan dan keselamatan jiwa warga, tetapi juga berdampak kepada hampir seluruh aspek kehidupan warga, seperti hilangnya banyak pekerjaan warga, menurunnya pendapatan, semakin memburuknya kondisi perekonomian nasional, semakin banyak ditutupnya usaha dan bisnis warga, timbulnya keresahan dan kegelisahan sosial dan semakin dibatasinya kegiatan keagamaan termasuk aktivitas kita sebagai umat muslim yang akan memasuki ibadah di bulan suci Ramadhan.

Sebagai bangsa kita harus yakin akan bisa melalui bencana wabah pandemi COVID-19 ini dengan baik. Tentunya semua itu dengan izin dan pertolongan dari Allah SWT, Tuhan Maha Besar dan Penguasa Alam Semesta, serta dengan terbangunnya solidaritas kita sebagai sesama saudara sebangsa dan setanah air. Kita berharap ada kekompakan antara pemimpin pusat dan daerah dalam mengatasi krisis ini. Kita juga berharap Pemerintah dan rakyat solid mendukung perjuangan para tenaga medis yang berjuang di garis terdepan menyelamatkan warga. Dan kita sebagai warga harus memiliki ketaatan dan kedisiplinan dalam menjaga diri dan lingkungan agar mengikuti arahan pemerintah untuk memitigasi penyebaran virus corona.

Baca Juga :  Manasik Haji Akan Digelar Secara ‘Online’ Untuk Mengantisipasi Penerapan PSBB

Sebagai umat islam, kita semua meyakini bahwa Ramadhan adalah bulan penuh dengan kebaikan. Karena di bulan ini, setiap amal kebaikan akan mendapatkan limpahan pahala yang berlipat-lipat di sisi Allah SWT. Mari kita berlomba-lomba dalam menunaikan amal baik di bulan yang agung ini.

Dalam kesempatan ini, Kita harus perkuat rasa solidaritas kita sebagai sesama umat Islam (ukhuwah islamiyah), persaudaraan kita sebagai sesama anakbangsa (ukhuwah wathaniyah) dan persaudaraan kita sebagai sesama manusia (ukhuwah basyariyah).

Untuk itu, mari kita ikuti arahan dari pemerintah dan fatwa para ulama di Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk menyelenggarakan aktivitas ibadah di rumah masing-masing bersama keluarga. Dalam situasi wabah seperti saat ini, keputusan terbaik adalah menjalankan aktivitas ibadah di rumah kita masing-masing.

Jadikanlah semua ini momentum untuk memperkuat ikatan emosional dan spiritual dengan seluruh anggota keluarga kita. Sehingga kita mampu untuk membangun ketahanan keluarga dengan lebih baik lagi. Insya Allah, keputusan untuk beribadah di rumah merupakan hal yang dibenarkan dalam hukum Islam. Karena sejatinya Islam adalah agama yang Rahmatan lil Alamin, yang memberikan kemudahan dan kemaslahatan bagi para pemeluknya dan seluruh umat manusia.

Mari kita bantu saudara-saudara kita, tetangga-tetangga kita, kawan-kawan kita, atau siapa pun yang saat ini sedang mengalami kesulitan ekonomi yang terdampak dari COVID-19 ini. Kita juga bantu dan dukung para tenaga medis yang sedang berjuang mempertaruhkan nyawanya membantu dan merawat pasien.

Oleh karena itu, mari kita jadikan Ramadhan sebagai bulan yang membawa rahmat untuk semuanya. Rahmat bagi umat muslim yang berpuasa maupun bagi umat non-muslim yang tidak berpuasa.

Teriring doa semoga segala apa yang kita niatkan pada bulan Ramadhan tahun ini bisa terwujud seluruhnya dan diterima oleh Allah SWT sebagai amal ibadah yang diganjar dengan pahala berlipat ganda.

Baca Juga :  KPK Panggil Bupati Solsel, Sebagai Tersangka Suap Proyek Masjid dan Jembatan

Kami bersama seluruh staff, direksi, redaksi, wartawan/i Padang Expo mengucapkan selamat menyambut bulan suci Ramadhan 1441 H/2020, semoga kita semua berada dalam lindungan Allah SWT.

Makan bubur semangkuk berdua, pagi sahur sorenya buka. Lauk telur enak rasanya, niatnya luhur jalankan puasa. Selamat menyambut dan menunaikan ibadah puasa,marhaban ya ramadhan.(*d79)