Pemkab Agam : Masyarakat Harus Terbuka Soal Riwayat Perjalanan

32

Manggopoh, Padang Expo

Dalam percepatan penanganan penyebaran virus covid-19, Bupati Agam Indra Catri melalui Kabag dan Komunikasi Pimpinan, Khasman Zaini mengimbau masyarakat untuk jujur saat ditanya riwayat perjalanan oleh tim medis. Dengan begitu, tim medis dapat melakukan tindakan cepat terhadap masyarakat yang berpotensi tertular Covid-19.

Ia menilai dengan kooperatifnya masyarakat menyampaikan riwayat perjalan dan riwayat kontak, maka akan membantu petugas kesehatan di lapangan. Masyarakat yang baru tiba di kampung atau pulang dari rantau diharapkan melapor kepada bidan desa, wali jorong, atau wali nagari terkait riwayat perjalanan yang dilakukan, ujarnya Kamis (2/4)

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar bisa kooperatif saat ditanya tim medis dalam menyampaikan riwayat perjalanan maupun gejala penyakit yang dirasakan,” ujarnya.

Ia mengatakan saat ini, virus covid-19 sudah mewabah ke kota besar, seperti batam, jakarta, pulau jawa dan lainnya, dan mayoritas orang minang banyak merantau kesana.

Maka dari itu, kami selaku Pihak dari Pemkab Agam meminta agar masyarakat jujur dan tidak perlu malu apalgi takut bila terdapat gejala virus tersebut, ujarnya.

Bagi yang ODP, sebaiknya cepat diantisipasi dengan mengisolasi diri di rumah selama 14 hari dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Serta makan, minum yang bergizi dan bervitamin, tegasnya. (*d79)

Baca Juga :  Meningkat Tajam, 34 Orang Terkonfirmasi Positif CoVID-19 di Agam