Pemkab Agam Salurkan Bantuan Untuk Para Mubaligh, Guru Mengaji TPA/MDA

0

Lubuk Basung, Padang Expo

Menyikapi suasana saat ini terkait penyebaran wabah virus CoVID, membuat seluruh Pemerintahan bergerak dengan cepat dalam menanggulangi keaadan tersebut, terutama di sektor bahan pokok. Sebab akibat dari dampak CoVID ini membuat semua aktivitas warga hampir sepenuhnya terhenti.

Maka dari itu, Pemkab Agam yang langsung dibawah Pimpinan Bupati Agam, Dr. H. Indra Catri untuk segera menginstruksikan dengan segera penyaluran bantuan terhadap masyarakat yang terdampak virus CoVID-19.

Menyikapi hal tersebut, Satgas GTP2 Penanganan Dampak Ekonomi Kabupaten Agam bergerak cepat untuk mendistribusikan bantuan Tahap ke II yang disalurkan untuk mubaligh, guru mengaji di TPA/MDA, garin masjid, guru honorer, Operator di SLTA/SLTP/SD serta Panti Asuhan.

Martias Wanto selaku Ketua Harian GTP2 Covid-19 Kabupaten Agam mengatakan,”Setelah sebelumnya Pemkab Agam menyelesaikan distribusi bantuan bahan pokok Tahap I, maka untuk sekarang akan segera direalisasikan secepatnya bantuan Tahap II,”ujarnya di Padang Baru, Lubuk Basung, Rabu (15/4/2020).

Untuk Tahap I Sebelumnya sudah diselesaikan bantuan bahan pokok berupa beras sebanyak 480 ton, 11.7 ton sayuran dan 30 ton garam yang telah didistribusikan kepada 26.003 kepala keluarga yang masuk dalam daftar DTKS.

Lebih lanjut, Martias Wanto mengatakan, untuk pendistribusian masih sama dengan sebelumnya, dan akan ditargetkan selesai menjelang 16 April, ujarnya.

Dengan didistribusikannya bantuan ini, berarti sebanyak 8.500 KK, lagi dari warga Agam dipastikan sudah aman persediaan berasnya memasuki bulan ramadhan tahun ini.

Dalam hal ini Bupati Agam Indra Catri kembali mengingatkan betapa pentingnya percepatan dalam pendistribusian ini untuk menjaga suasana nyaman dan tenang dalam memasuki bulan suci Ramadhan.

Tidak dapat dipungkiri dengan mematuhi protokoler penanganan Covid-19, banyak diantara profesi dan komunitas masyarakat mengalami penurunan dan bahkan ada yang kehilangan penghasilan, seperti para mubaligh, garin mesjid, dan yang lainnya.

Bupati Indra Catri mengatakan, semoga dengan adanya bantuan ini, minimal untuk waktu satu bulan kedepan para mubaligh, garin masjid, dan yang lainnya tidak lagi memikirkan untuk ketersediaan bahan pokok dirumah mereka, ujarnya.

Seiring dengan pendistibusian bantuan Tahap II, Martias Wanto mengatakan akan tetap melakukan pemantauan terhadap percepatan verifikasi data yang dilakukan oleh Wali Nagari untuk masyarakat yang mendaftar diluar DTKS, sebutnya.

Martias Wanto mengatakan,“ Percepatan verifikasi untuk data non DTKS di Nagari ini perlu dilakukan, agar kita segera untuk bisa mendistribusikan bantuan tepat waktu dan tepat sasaran. Maka dari itu diharapkan kerjasama dari Pemerintah Nagari dan seluruh masyarakat.”ungkapnya.(*d79)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here