Rinaldi : Hasil Tes Swab Almarhum ‘IS’ Warga Tapan, Negatif Covid 19

88
“Jangan sampai ada terjadi pengucilan terhadap pihak keluarga apalagi dengan informasi yang tidak benar. Korban yang meninggal tersebut merupakan sakit jantung, TB Paru, gagal ginjal dan HB nya rendah,”

Pesisir Selatan, Padang Expo

Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Pesisir Selatan memastikan bahwa warga Nagari Koto Anau Kecamatan Basa Ampek Balai (BAB) Tapan yang meninggal di Rumah Sakit BMC Padang pada Rabu (15/04) lalu dinyatakan negatif covid 19.

Rinaldi, selaku Kabag Humas dan Protokoler Pesisir Selatan mengatakan bahwa pasien atas nama Is warga Nagari Koto Anau dinyatakan negatif covid 19, kapastian tersebut setelah keluar hasil pemeriksaan swab-nya.

” Kita juga sudah kontak dengan Camat BAB Tapan, Eflizen yang menyatakan bahwa warganya yang meninggal di Rumah Sakit BMC Padang tersebut menderita penyakit jantung, TB Paru, gagal ginjal dan HB nya rendah, bukan positif covid 19,” ulasnya.

Meski begitu, tambah Rinaldi seluruh pihak keluarga yang ikut mengantar jenazah dari Padang ke Tapan saat ini sudah menjalani isolasi mandiri disebuah rumah yang disediakan oleh pihak nagari.

Untuk itu pihak GTPP Kabupaten Pesisir Selatan berharap pada masyarakat agar tidak adanya pro dan kontra terkait informasi yang belum jelas kebenarannya.

“Jangan sampai ada terjadi pengucilan terhadap pihak keluarga apalagi dengan informasi yang tidak benar. Korban yang meninggal tersebut merupakan sakit jantung, TB Paru, gagal ginjal dan HB nya rendah,” ucap Kabag.

Sebelumnya, Is sempat dirawat satu hari di Puskesmas BAB Tapan kemudian karena kondisinya semakin memburuk maka pihak keluarga membawa ke RS BMC Padang, sempat dirawat satu malam Is meninggal dunia karena penyakit yang komplikasi.

Baca Juga :  Kabupaten Pessel Butuh Perhatian Pusat Untuk Meningkatkan Kesiagaan

Terakhir Rinaldi juga menambahkan melalui pernyataan tentang hasil tes swab warga BAB Tapan yang meninggal tersebut agar tidak ada lagi informasi yang tidak benar ditengah masyarakat yang berdampak keresahan bagi masyarakat.(dy/wl)