Sambangi Keluarga Korban Bencana Alam, Wabup Zuldafri Darma Ucapkan Belasungkawa

418
Wakil Bupati Tanah Datar, Zuldafri Darma

Kabupaten Tanah Datar, Padang Expo

Musibah bencana alam yang menimpa Nagari Guguk Malalo Kecamatan Batipuh Selatan, Minggu(5/4) sungguh sangat membawa duka yang mendalam bagi masyarakat Tanah Datar dan khususunya Batipuh Selatan.

Wakil Bupati Tanah Datar, Zuldafri Darma yang pada saat itu berada di lokasi mengingatkan kepada masyarakat Tanah Datar khususnya kenagarian yang berada di tepian danau di kecamatan Batipuh Selatan agar tetap waspada akan kemungkinan bencana alam.

” Pertama, kita menghimbau mengajak seluruh masyarakat Tanah Datar untuk menyampaikan rasa duka dan belasungkawa atas musibah yang menimpa keluarga dan masyarakat kita yang ada di Guguk Malalo dan sekitarnya. Dan Alhamdulillah, Satgas-satgas bencana alam kita baik dari BPBD, TNI, Polri dan satgas nagari serta masyarakat setempat sigap dan cepat tanggap sehingga tidak memerlukan waktu lama untuk mengantisipasi dan mencari korban yang tertimbun, hingga korban sudah dapat ditemukan. Ini bentuk dan wujud keprofesionalan satgas kita. Yang kedua, untuk kedepannya dikarenakan intensitas hujan skalasinya mulai besar, untuk masyarakat Tanah Datar khususnya Kecamatan Batipuh Selatan, kita himbau untuk meningkatkan kewaspadaan. Terakhir, kepada keluarga baik yang terdampak maupun yang mengalami korban jiwa selalu bersabar, karena ini sudah ketetapan dari Allah SWT. Dan kita dari Pemerintahan Daerah sesuai dengan mekanisme yang kita miliki, Insyaallah akan membantu melalui APBD terhadap korban dan kerusakan infrastruktur yang dilanda bencana tadi. Terkait relokasi, sudah kita anjurkan kepada masyarakat Batipuh Selatan terutama daerah yang berdampak dan berpotensi bencana agar sementara waktu tidak membangun dulu, karena struktur alam di Batipuh Selatan ini sudah banyak dilakukan pengkajian, upaya pemahaman kita berikan kepada masyarakat untuk merelokasi dimana titik-titik yang rawan bencana yang telah disampaikan Pemda supaya beralih ke tempat lain sementara waktu, dan ini butuh proses untuk meyakinkan masyarakat,” ujar Zuldafri Darma.

Baca Juga :  44 Warga Binaan dan 9 Petugas Rutan Batusangkar Positif CoVID-19

Kepala BPBD Tanah Datar, Thamrin Bahrul dalam kesempatan itu juga menambahkan bahwa sebetulnya kawasan disini sudah masuk kategori kawasan yang berpotensi rawan bencana.

” Sebetulnya kawasan disini sudah kita petakan. Rangkaian dari peristiwa ini, daerah di sekitar lokasi ini adalah daerah yang berpotensi bencana (Line Slide) yang sangat tinggi. Antisipasinya, mengajak masyarakat agar tidak membangun lagi ditempat yang kita petakan masuk kategori kawasan zona merah. Namun kita saat ini belum menetapkan status tanggap darurat walaupun ada korban jiwa dan kerusakan infrastruktur karena skalanya tidak terlalu berpengaruh besar terhadap ekonomi masyarakat.Terkait traumatis yang ada di masyarakat Batipuh Selatan, BPBD sebagai koordinator dalam penanganan bencana alam ini, nanti akan berkoordinasi dengan tokoh masyarakat baik dari Ninik mamak, KAN, MUI dan dinas terkait lainnya, kita coba pulihkan traumatis tersebut. Apalagi dengan kejadian sebelum-sebelumnya. Maka dari itu, kita bersama tokoh masyarakat baik yang ada di kampung maupun yang di rantau untuk memberikan arahan terhadap masyarakat agar mematuhi himbauan Pemerintah bahwa potensi bencana alam itu selalu ada,” pungkas Thamrin.

Menambahkan, Herman Sugiarto Anggota DPRD Kabupaten Tanah Datar mengingatkan kepada masyarakat terutama yang berada di kawasan rawan bencana agar mematuhi himbauan dari pemerintah.

“Sebelumnya apresiasi yang luar biasa terhadap pemerintah daerah yang telah tanggap dan cepat bereaksi dalam menghadapi bencana ini melalui OPD terkait. Dan harapan kami, jangan membangun dulu di kawasan rawan bencana seperti yang di katakan kepala BPBD tadi, selain itu, hendaknya masyarakat taati dan patuhi aturan dan himbauan dari pemerintah demi keselamatan kita semua. Semoga keluarga korban yang ditinggalkan diberikan kesabaran,” tutur Herman Sugiarto.(Dwi)

Baca Juga :  Antisipasi Penyebaran CoVID-19, Warga Yang Terkontak Erat dengan Pasien Positif Jalani Tes Swab