Diduga BLT Tidak Merata, Masyarakat Menuntut Keadilan di Kantor Wali Nagari Rawang Pessel

30
Puluhan warga saat mendatangi Kantor Wali Nagari Rawang Gunuang Malelo, Pessel.

Pesisir Selatan, Padang Expo

Ratusan warga di Nagari Rawang Gunuang Malelo, Kecamatan Sutera Kabupaten Pesisir Selatan seruduk kantor Wali Nagari setempat. Warga sangat marah dan kecewa sebab mereka mengatakan bahwa bantuan BLT dari Provinsi tidak merata dibagikan ke masyarakat.

Menurut informasi yang didapat dari lapangan, Kamis (7/5) sekira pukul 12.30 WIB, masyarakat dibuat heboh dalam mempertanyakan perihal Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Provinsi Sumatera Barat.

Dalam hal ini, mereka meminta kepada pihak Pemerintah Nagari untuk mendata ulang bagi keseluruhan warga masyarakat yang benar-benar membutuhkan akibat dampak CoVID-19 ini.

Sempat terjadi sedikit insiden yang mana jendela kaca Kantor Wali Nagari setempat pecah serta beberapa kursi yang berada dalam kantor tersebut dirusak.

Salah satu warga sempat mengatakan ,”disiko banyak urang miskin samanjak Corona, baa kok masih ado keluarga dari yang kayo dapek bantuan (disini banyak orang miskin semenjak Corona, kenapa masih ada keluarga dari orang kaya mendapatkan bantuan.red) “ ujarnya dengan penuh emosi.

Sedangkan, rusmini (33) mengatakan, mereka meminta Wali Nagari serta Perangkatnya dapat melakukan pendataan ulang. Jangan pernah ada yang dibeda-bedakan, sebab saat ini masyarakat benar-benar membutuhkan disaat Pandemik CoVID-19

Sebab, banyak warga disekita kami yang tidak mendapatkan bantuan, yang mendapatkan bantuan hanya dua orang, sedangkan masih banyak yang kurang mampu.

Aprizal selaku Wali Nagari mengatakan masyarakat harus bisa bersabar, karena bantuan dampak CoVID-19 tidak hanya satu tahap, akan tetapi ada dua tahap, ungkapnya.

Adapun tahapan bantuan BLT dari Provinsi tersebut akan ada dari Nagari serta Bansos, terangnya.

Sedangkan untuk BLT dari Provinsi ini jumlah keluarga yang menerima bantuan hanya 148 KK sesuai dengan kriteria ditetapkan Provinsi.

Baca Juga :  Membentuk Generasi Muda Religius, Fungsi LDS Dimaksimalkan

Untuk sementara, penyerahan bantuan BLT ini kami tunda berhubung kondisi seperti ini, besok akan dilanjutkan jika kondisi sudah aman, ujarnya.

Aprizal mengatakan, sementara untuk bantuan BLT dari Kemensos yang berhak menerima ada 1.248 KK itu sudah termasuk bantuan PKH, Sembako dan BLT CoVID-19.

Sedangkan untuk Dana Desa nanti ada sekitar 259 KK yang belum menerima. Ia menjelaskan untuk masyarakat yang sudah mendapatkan bantuan hari ini besok tidak dapat lagi.

Ia berharap kepada masyarakat untuk bisa bersabar, nanti pihaknya akan mengupayakan dalam pendataan bisa merata. Sebab, bantuan dari Nagari ini bertujuan untuk meminimalkan keluarga yang belum mendapatkan bantuan akibat terdampak CoVID-19. (wl/dyh/red)