Hasil Uji Swab Sopir Elpiji Negatif, Sedangkan Nenek ‘R’ Pulang Kampung Ke Sinuruik

26

Pasbar, Padang Expo

Hasil uji swab dari laboratorium Universitas Andalas Padang terhadap seorang supir mobil angkut gas elpiji asal Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), MP (45) dan telah meninggal dunia di Tiku, Kabupaten Agam, ternyata yang bersangkutan negatif COVID-19.

“Dari laporan Laboratorium UNAND Padang hasil swab dari PDP inisial M warga Katimaha yang meninggal dunia kemaren negatif. Hasilnya baru keluar hari ini,” kata Bupati Pasaman Barat, Yulianto di Simpang Empat, 11 Mai 2020

Yulianto menyampaikan kabar baik bahwasanya nenek R warga jorong Paroman Nagari Sinuruik Kecamatan Talamau, sembuh dari positif Corona Virus Disease (COVID-19). Nenek R merupakan warga nya yang telah menjalani perawatan selama 24 hari di RS Unand Padang.

Sebelumnya, nenek R dinyatakan positif pada 16 April berdasarkan uji swab meski tidak memiliki gejala. Diduga, ia terinfeksi setelah kontak langsung dengan almarhumah positif COVID-19 yang telah dimakamkan di Paroman Sinuruik.

Nenek R mempunyai riwayat perjalanan yang pernah menginap di rumah pasien positif COVID-19 di Kota Padang yang meninggal dunia di RSUP Padang pada Kamis (9/4) lalu.

“Alhamdulillah, warga Paroman inisail R sudah sembuh dan hari ini sudah dipulangkan oleh Pemda Pasaman Barat,” sebut Bupati Yulianto kepada wartawan, Senin (11/5/2020).

Ia juga mengatakan, semoga Pasaman Barat tetap Zero  dan wabah Covid-19 segera berakhir. Bupati Pasbar mengajak masyarakat untuk patuhi PSBB yang telah ditetapkan pemerintah, demi memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

Sementara Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Percepatan COVID-19 Pasaman Barat, Gina Alecia menambahkan dengan demikian pihaknya tinggal menunggu hasil swab 14 orang yang kontak dengan MP.

“Hasil swab 14 orang belum keluar. Mudah-mudahan kita berharap negatif semua,” ujarnya.

Ia menyebutkan MP meninggal dunia pada Jumat (8/5) ketika membawa gas Elpiji dari Kota Padang menuju Pasaman Barat.

Pada Jumat malam sekitar pukul 21.45 WIB, pasien MP sedang mengendarai kendaraannya dari arah Padang menuju Pasaman Barat tiba-tiba tiba merasa pusing dan langsung berhenti di Klinik Mutiara Biru Tiku.

Saat itu petugas yang sudah memakai Alat Pelindung Diri (APD) melihat korban sesak nafas dan tidak lama kemudian pasien langsung tidak sadarkan diri dan meninggal dunia dan dievakuasi ke RSUD Lubuk Basung.

Jenazah MP dimakamkan di Batang Lingkin Sabtu (9/5) pagi. Pemakaman sesuai dengan protap COVID-19.

“Setelah hasil swabnya keluar maka dipastikan korban negatif COVID-19,” tegasnya.

Pihaknya juga telah melakukan tes swab terhadap 14 orang yang merupakan keluarga, kenek dan teman korban yang pernah kontak langsung dengan korban dan kontak tidak langsung.

“Hasil pelacakan terhadap riwayat kontak korban hingga saat ini lebih dari 28 orang. Untuk swab baru untuk 14 orang. Hasilnya belum keluar, maka 14 orang¬† yang belum pengambilan sampel uji Swab, tidak dilakukan tes swab lagi,” katanya.

Ia menjelaskan hingga Senin (11/5) tidak ada penambahan Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP) maupun yang positif COVID-19 di Pasaman Barat

“Satu orang pasien yang positif inisial R kemarin dari keterangan Laboratorium Unand hasilnya juga sudah negatif,” sebutnya.

Untuk jumlah total kumulatif ODP sebanyak 251 orang dengan keterangan 240 orang sudah selesai pemantauan dan 11 orang masih dalam pemantauan.

Sedangkan total kumulatif PDP sebanyak 11 orang dengan hasil swab ke-11 negatif, delapan orang diantaranya sehat, meninggal dua orang dan dirawat satu orang.

Untuk total kumulatif Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak 44 orang dengan keterangan 16 orang negatif, 28 orang kontak dengan almarhum MP.

“14 orang dari 28 itu sudah dites swab dan hasil belum keluar dari Laboratorium Unand Padang,” katanya.

Ia mengajak masyarakat selama PSBB tahap kedua selama 24 hari ini diharapkan terus ikuti petunjuk pemerintah.

Pakai masker, jaga jarak, sering cuci tangan pakai sabun, makan dan minum bergizi untuk meningkatkan imun tubuh.(by roni/red)