Menghindari Data Bantuan Ganda, Rumah Warga di Agam Diberikan Tanda

26

Lubuk Basung, Padang Expo

Untuk menghindari data penerima bantuan ganda, Edison selaku Wali Nagari Padang Lua, Kecamatan Banuhampu bersama dengan Wali Jorong Pendamping PKH, dan BPNT, memberikan tanda di tiap rumah warga yang mendapatkan Program Bantuan Sosial di daerahnya, Selasa (12/5).

Edison mengatakan,”setiap warga yang menerima bantuan, akan diidentifikasi langsung oleh Pemerintah Nagari, lalu selanjutnya dipasang tanda dengan menggunakan stiker atau merk permanen, sehingga masyarakat dapat mengetahuinya,” ujarnya.

Bupati Agam Indra Catri, memberikan apresiasi terhadap Pemerintah Nagari Padang Lua dan Nagari lainnya yang telah mengambil sikap seperti ini, meskipun ada sebagian masyarakat yang keberatan.

Dalam hal ini Bupati menegaskan,” Hal yang sama akan diberlakukan untuk seluruh nagari di Kabupaten Agam, terutama dalam menyalurkan bantuan dalam rangka penanganan dampak ekonomi dari bencana Covid-19,” ujarnya.

Untuk kedepan, semua rumah yang telah mendapatkan bantuan akan dipasangi stiker agar diketahui oleh petugas dan juga masyarakat lainnya sekaligus menghindari perbuatan curang.

Nantinya stiker ini berfungsi untuk mengucurkan bantuan pada bulan berikutnya, selanjutnya seluruh Wali Nagari akan merekam dan menyimpan data penerima bantuan tersebut, bilamana diperlukan dapat diakses kembali dengan cepat .

Bupati berharap, setiap pemilik rumah yang diberikan tanda agar kiranya dapat menjaga dengan baik, jika stiker hilang atau dicabut, kemungkinan bantuan untuk bulan berikutnya tidak dapat diberikan.

Hingga saat ini baru sekitar 10 % Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang disalurkan, terdiri dari BLT Provinsi dan sebahagian BLT Kemensos. Diharapkan dalam minggu ini akan tuntas sampai 20 %.

Jadi wajar saja, jika sampai saat ini masih jarang rumah yang ada stiker, sebab baru 10% BLT yang disalurkan.

Baca Juga :  KPU Agam Gelar Deklarasi Tertutup Pilkada 2020 dengan Damai, Aman dan Sehat

Kita berharap menjelang akhir bulan akan terpasang secara merata dengan warna dan simbol yang berbeda pada setiap rumah sesuai sumber dananya, ungkap Bupati.

Mengenai beberapa pertanyaan yang disampaikan sebagian masyarakat, bahwa bantuan tidak merata, Bupati menjelaskan bahwa hingga saat ini yang hampir rampung adalah penyaluran BLT Provinsi, jadi wajar saja jika bantuan belum rata seluruhnya, tutup Bupati. (*d79)