Sempat Kontak Dengan PDP Sopir Elpiji, 14 Warga Pasbar Jalani Tes Swab

13

Pasabar Padang Expo

Gugus tugas penanganan percepatan Corona Virus Disease (COVID-19) melakukan tes swab terhadap 14 orang warga Katimaha, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), Sabtu (9/5).

“Benar, hari ini kita melakukan tes swab kepada 14 orang yang kontak dengan pasien Almarhum MP Dalam Pengawasan yang meninggal dunia pada Jumat (8/5) malam di Tiku Kabupaten Agam,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Percepatan COVID-19 Pasaman Barat Gina Alecia di Simpang Empat, Sabtu.

Gina mengatakan ke-14 orang itu merupakan keluarga, kernek truk LPG dan teman korban yang pernah kontak langsung dengan korban dan kontak tidak langsung.

“Hasil tracking atau pelacakan terhadap riwayat kontak korban hingga saat ini lebih dari 28 orang. Untuk hari ini baru 14 yang bisa di tes swab,” sebutnya.

Menurutnya tes swab itu dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah  Jambak Pasaman Barat dan telah dikirim ke Laboratorium Unand untuk diperiksa.

“Termasuk tes swab korban yang dilakukan di RSUD Lubuk Basung Kabupaten Agam. Mudah-mudahan hasilnya cepat keluar,” katanya.

Pihaknya juga akan terus melakukan Tracking riwayat kontak korban sehingga antisipasi terhadap kemungkinan terburuk bisa dicegah.

“Terhadap 28 orang itu telah kita sarankan untuk isolasi mandiri sampai hasil tes swabnya keluar,” katanya.

Sebelumnya salah seorang warga Katimaha Kecamatan Pasaman, MP (45) meninggal dunia di Klinik Mutiara Biru Jorong Gasan Kaciak Nagari Tiku Selatan Kecamatan Tanjung Mutiara Kabupaten Agam, Jumat (8/5) malam.

MP meninggal dunia pada Jumat (8/5) sekitar pukul 22.00 WIB ketika mengendarai mobil elpiji dari Padang hendak menuju Pasaman Barat. Dari ciri-ciri sakitnya dicurigai mengarah ke Corona Virus Disease (COVID-19).

Pasien merupakan seorang supir pembawa gas elpiji yang mobilitasnya cukup tinggi bolak-balik Kota Padang dan Pasaman Barat.

Pada Jumat sekitar pukul 21.45 WIB, pasien MP sedang mengendarai kendaraannya dari arah Padang menuju Pasaman Barat tiba-tiba tiba merasa pusing dan langsung berhenti di Klinik Mutiara Biru Tiku.

Saat itu petugas yang sudah memakai Alat Pelindung Diri (APD) melihat korban sesak nafas dan tidak lama kemudian pasien langsung tidak sadarkan diri dan meninggal dunia dan dievakuasi ke RSUD Lubuk Basung.

Melihat kondisi pasien sebelum meninggal dengan ada sesak nafas dan ada riwayat perjalanan maka sopir tersebut dimasukkan ke Pasien Dalam Pengawasan (PDP) COVID-19.

Jenazah sudah dibawa ke Pasaman Barat dan dimakamkan di Batang Lingkin Sabtu (9/5) pagi. Pemakaman berjalan aman dan lancar dengan memakai protap COVID-19.

Berikut update data terkait Covid-19 di wilayah Kab. Pasaman Barat Sabtu tanggal 9 Mei 2020,

Hari ini ada penambahan 2 ODP ada riwayat pelaku perjalanan . 1 orang PDP (alm. M)meninggal dunia (swab sudah dilakukan dan menunggu hasil).

Dilakukan tracking terdapat 28  orang (OTG) yang kontak dengan alm.M dan sudah dilakukan swab kepada 14 orang.

Dilakukan pemeriksaan swab 6 org ODP.

  1. Total Kumulatif ODP (Orang Dalam Pemantauan) : 251 Orang

Keterangan: 236 orang sudah selesai pemantauan dan 15 orang masih dalam pemantauan;

  1. Total kumulatif PDP (Pasien Dalam Pengawasan) : 11 org

Hasil swab : 9 org negatif
Sehat : 7 orang
Meninggal : 2 org (1 org baru diperiksa swab an. Tn. M)
Isolasi mandiri : 1 orang
Dirawat : 1 orang (hasil rapid test 1 non reaktif)

  1. Total Pelaku Perjalanan : 20.384 Orang.
  2. Total Kumulatif OTG (Orang Tanpa Gejala) : 44 orang

Keterangan:
1 org hasil swab positif (masuk ke pasien positif konfirmasi)
13 org hasil swab negatif
2 org rapid tes negatif (kontak dg Ny. R)
28 org kontak dg alm .M (14 org sudah diswab)

  1. Positif : 1 org

Keterangan:
Dirawat di RS rujukan : 1 org (Ny. R dari pasien OTG)

  1. Negatif : 0
  2. Sumber : Posko Covid-19 Dinas Kesehatan Kab Pasaman Barat, Jubir, dr. Gina Alecia, M.Kes

#JagaJarak
#PakaiMasker
#TetapDirumah
#JanganMudik
(Media Center Covid-19). (by roni)