Tiga Cluster Penyebaran Utama CoVID-19 di Agam ‘JN’ dan ‘AG’ Dinyatakan Sembuh dan Diperbolehkan Pulang

16

Agam, Padang Expo

Sebanyak 365 orang yang terkontak langsung dengan tiga cluster utama  positf covid 19  Agam  telah berhasil disembuhkan. Melalui tracing yang dilakukan pada 6 Kecamatan di Agam, yaitu  Baso, Kamang Magek, Tilatang Kamang, IV Angkek, Canduang, Lubuk Basung.

Semuanya sudah diperiksa melalui swab di Laboratorium Unand, seiring dengan hal tersebut mereka diberlakukan isolasi baik secara mandiri maupun di tempatkan di BPSDM Baso menjelang hasil swab diketahui.

Ketiga Cluster utama tersebut terdiri dari: (1) Cluster “J”  sebanyak 13 orang: 1 orang dinyatakan positif dan 12 orang dinyatakan negatif. (2) Cluster “AG” sebanyak 168 orang: 8 orang dinyatakan positif dan 156 dinyatakan negatif.

(3) Cluster “WN” sebanyak  184 orang: 2 orang dinyatakan  positif  dan 182  dinyatakan negative.

Selain tiga cluster diatas, juga terdapat 2 orang OTG positif lainnya  yaitu  Sdr “RI” Pelaku Perjalanan dari Jakarta  dan “RD”  Karyawan RSAM Bukittinggi.

Total OTG/ODP Positif di Kabupaten Agam sampai saat ini tercatat sebanyak 17 Orang. Dua orang sudah sembuh atau dinyatakan negative dan sudah dibolehkan pulang kerumahnya. Selebihnya 2 orang di isolasi di RSAM Bukittinggi dan 13 orang diisolasi di BPSDM Padang Besi, Padang.

Bupati Agam Dr Indra Catri selaku Ketua Gugus Pelaksana Minggu malam (17 Mei) Dalam rapat evaluasi Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Agam mengatakan, betapa pentingnya kesiapsiagaan seluruh unsur  pendukung pelaksanaan tugas penanganan covid 19 di Agam. Walaupun kita merasa sudah siap  namun begitu dihadapkan dengan kejadian yang sesungguhnya  tetap saja ada yang dirasakan kurang. Dari Pengalaman tersebut  Indra Catri  menekankan kepada seluruh anggota Gugus Tugas agar  selalu berkoordinasi dengan seluruh pihak  terkait dan memastikan sarana pendukung kerja dilapangan tersedia dengan cukup.

Baca Juga :  Tim Gabungan GTP2 CoVID-19 Agam Kembali Gelar Operasi, 78 Warga Diamankan

“Untuk itu, saya akan terus mencek serta melakukan uji coba kesiapan petugas  di lapangan “ tukasnya. Perhatian lebih nampaknya perlu diberikan kepada petugas Kesehatan agar bisa bekerja sesuai Protap agar tidak terpapar pada saat menangani pasien yang terpapar.

Bupati merasa terharu karena fakta banyaknya Petugas Kesehatan Puskesmas yang terpapar positif dalam melaksanakan tugasnya, sebut Indra Catri

Menyikapi hal di atas, Martias Wanto selaku Ketua Harian GTP2 Covid Agam mengimbau seluruh pihak terkait dalam penanganan covid 19 agar semakin meningkatkan pemantauan dan pengawasan  terhadap pendatang  dan perantau  yang  pulang kampung. Kepada seluruh masyarakat diharapkan tetap  disiplin dengan mematuhi protokol covid 19 yang sudah dibuat oleh Pemerintah.

Sejalan dengan himabuan di atas, Bapak “AG”,  dan  “JN”   juga menyampaikan  himbaan kepada  seluruh masyarakat agar lebih mengindahkan himbauan pemerintah dan para ulama.

Pada dasarnya beliau terpapar covid 19 karena kurang disiplin dalam mengendalikan diri agar tidak kuluar rumah dan mengunjungi keramaian.

Kedepan marilah kita saling menjaga, saling membantu, saling melindungi diri secara bersama-sama agar keluarga, sanak saudara, dan orang disekeliling kita tidak terpapar corona lagi seperti yang pernah kami alami. Sungguh kami sangat mengharapkan agar tidak ada lagi warga Agam yang terdampak seperti kami ini. Walaupun selama dirawat kami mendapatkan pelayanan yang sangat baik namun perasaan tetap tidak enak apalagi jauh dari sanak  saudara dan tidak boleh ditemani. Sekiranya Allah SWT memanggil  kami  selama dirawat di kemaren maka pertemuan kami terakhir dengan sanak keluarga  adalah disaat mereka melepas kami dirumah  sewaktu mau ke  RSAM”.

Pada bagian lain beliau-beliau itu secara terpisah juga mengucapkan terim kasih yang sebesar besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Agam  kepada  Bupati Agam Nyiak Dt.Malako Nan Putiah atas kecepatan beliau menangani kami dan anak-anak kami berdua, kepada masyarakat yang mungkin terpapar karena kami, juga kepada seluruh Petugas RSAM yang telah merawat kami selama 13 hari.  Kami mohon dimaafkan  terutama dari  Masyarakat  yang mungkin terpapar karena kami,

Baca Juga :  Lahan Sawit Seluas 4 Hektar di Palembayan Agam Dilalap Si Jago Merah

Bupati Agam menyampaikan rasa syukur atas kesembuhan  “ JN dan AG” sekaligus mengucapkan selamat dan berharap agar pengalaman yang didapat disapaikan kepada seluruh anak kemenakan, sanak keluarga, dan handai tolan lainnya. Apalagi hari raya semakin dekat, dikawatirkan kemungkinan terjadinya Transmisi Lokal akan semakin tinggi. Marilah kita rayakan Lebaran Tahun ini sambil berdo’a kepada Allah SWT, agar bencana Covid 19 ini cepat berakhir.  Mari kita saling menahan diri: “Nan Sakali kini ba harirayo tanpa jalang manjalang,  cukup di rumah Sajo, jan lupo pakai masker”  himbau Indra Catri mengakiri. (anz/d79)