Jatuhnya Heli MI-17 Milik TNI AD Akibatkan 4 Crew Meninggal Dunia, Ini Penjelasan Brigjen TNI Nefra Firdaus

23
Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigjen TNI Nefra Firdaus (Ist.)

Semarang, Padang Expo

Sebuah helikopter milik TNI AD yang sedang melaksanakan misi latihan terbang di Pusat Pendidikan Penerbang AD, Semarang, Jawa Tengah (Jateng), sebagai bagian dari program Pendidikan Calon Perwira Penerbang 1, mengalami kecelakaan.

KASAD, Jenderal TNI Andika Perkasa, melalui Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigjen TNI Nefra Firdaus, dalam siaran pers nya menyampaikan bahwa Heli MI-17 dinyatakan dalam kondisi baik sebelum terbang. Hal ini dikarenakan saat dilaksanakan Pre-flight Check tidak ditemukan hal-hal menonjol.

Selain itu, lanjutnya, misi latihan terbang endurance pertama (sebelum misi ke-2) juga berjalan dengan aman.

Dituturkan sekitar pukul 12.35 WIB, Heli MI-17 ini melaksanakan misi latihan terbang endurance kedua dengan materi terbang Tactical Manuver.

Namun naas, Heli MI-17 dengan nomor registrasi HA 5141 ini jatuh di Kaliwungu, Kecamatan Kendal, Jateng. Sabtu (06/06), sekitar pukul 13.40 Wib.

Setelah jatuh, tambahnya, Heli MI-17 terbakar dan menyebabkan 4 orang crew meninggal dunia, sementara 5 lainnya luka-luka. Korban luka-luka saat ini sudah dievakuasi ke rumah sakit terdekat. Dan penyebab jatuhnya Heli MI-17 TNI AD masih dalam proses investigasi.

Berikut daftar korban jatuhnya Heli MI-17 TNI AD :

  1. Kapten Cpn Kadek (MD)
  2. Kapten Cpn Fredi (MD)
  3. Kapten Cpn Y Hendro (MD)
  4. Lettu Cpn Wisnu (MD)
  5. Lettu Cpn Vira Yudha
  6. Praka Nanang
  7. Praka Rofiq
  8. Praka Supriyanto
  9. Praka Andi. [HM/Red]
Baca Juga :  Ketum PWI : Jaga Kode Etik Saat Menjalankan Jurnalistik Dalam Menghadapi Tantangan Era Digital