Kabareskrim Polri : Tersangka Penyelundup Sabu Seberat 402,38 Kg di Sukabumi, Terancam Hukuman Mati

37
Kabareskrim Polri Komjen Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo,M.Si (Ist.)

Jakarta, Padang Expo

Pengungkapan kasus penyelundupan sabu di Sukabumi merupakan pengembangan kasus sabu dari Timur Tengah di wilayah Banten dengan barang bukti 800 kilogram lebih yang lebih dulu dibongkar pihak kepolisian.

Kabareskrim Polri Komjen Pol Drs. Listyo Sigit Prabowo. Msi mengatakan, dalam penggerebekan yang dilakukan pada, Rabu (03/06/2020) lalu, tim gabungan Satgasus Merah Putih Polda dan Dir Narkoba Polda Metro Jaya menyita barang bukti sabu seberat 402,38 kg.

“Total terdapat enam pelaku yang diringkus polisi. Para tersangka ini masing-masing berinisial BK (45), I (33), S (36), NH (40), R (41) dan YFC (31),” imbuhnya.

Jenderal Bintang Tiga ini menuturkan, Para pelaku bertugas sebagai kapten kapal, anak buah kapal (ABK), dan petugas yang mengatur pengiriman sabu jalur darat hingga disimpan di wilayah Sukaraja.

“Kapten dan ABK bertugas menjemput sabu dari Iran dengan metode transaksi ship to ship di Samudera Hindia, barang haram tersebut, diambil dari sebuah kapal yang sudah menunggunya di laut internasional dan dipindahkan ke kapal nelayan,” kata Komjen Listyo Sigit, Sabtu (6/6/2020)

“Kapal nelayan yang digunakan untuk mengangkut barang itu disewa dengan harga Rp 240 juta,” jelasnya.

“Berikutnya narkoba sabu diserahkan kepada dua tersangka lainnya yang bertugas untuk mengatur perjalanan darat, tersangka lainnya bertugas menyiapkan mobil dan menyewa rumah di Villa Taman Anggrek di Desa/ Kecamatan Sukaraja,” terangnya.

Dalam kasus ini Polri masih memburu tersangka lainnya terkait sindikat peredaran sabu jaringan internasional dan diharapkan bisa segera tertangkap,” tegas Komjen Pol Listyo.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) Subsider Pasal 112 Ayat (2) Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman mati dan atau seumur hidup.[HM]

Baca Juga :  Selamat Jalan Sahabat, Nahor Hutagalung Wartawan HiTV dan Sahabat Pewarna Indonesia Meninggal Dunia Akibat CoVID-19