Masa Tatanan New Normal, Nelayan Gasan Kaciak Bentuk Kelompok Nelayan Penghasil Udang

33

Gasan Kaciak, Padang Expo

Hampir semua sektor ekonomi berdampak akibat pandemik CoVID-19, termasuk dalam bidang perikanan. Pelaksanaan PSBB di Wilayah Kabupaten Agam sangat berdampak pada ekonomi masyarakat nelayan karena terhentinya aktivitas melaut.

Hidayattul Taufid selaku Camat Tanjung Mutiara mengatakan dalam masa Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman COVID-19 ini, untuk mengenjot perekonomian, masyarakat nelayan Gasan Kaciak Nagari Tiku Selatan Kecamatan Tanjung Mutiara membentuk Kelompok Nelayan Penghasil Udang yang berbadan hukum.

Adapun pembentukan Kelompok Nelayan Penghasil Udang ini merupakan hasil dari rapat koordinasi Forkopimca Tanjung Mutiara yang dihadirinya bersama Kapolsek Iptu Muswar Hamidi, ninik mamak, ketua pemuda, dan masyarakat nelayan Gasan Kaciak Nagari Tiku Selatan Kecamatan Tanjung Mutiara baru-baru ini.

Taufid mengatakan “ Bahwa pada dasarnya kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dalam masa new normal,” ujarnya, Sabtu (20/6).

Diungkapkan, saat PSBB kemarin, sektor perikanan khususnya penghasil udang di Tanjung Mutiara, ikut terimbas.

“Untuk meningkatkan kembali kesejahteraan masyarakat dalam masa new normal ini maka Forkopimca dan beberapa tokoh masyarakat berinisiatif untuk membentuk Kelompok Nelayan Penghasil Udang yang berbadan hukum,” ujar Hidayattul Taufid.

Ditambahkan, dalam rapat koordinasi tersebut juga disepakati untuk membangun Tempat Pelelangan Udang di daerah Gasan Kaciak. (d79)

Baca Juga :  Urai Kemacetan, Pemkab Agam Siapkan 7 Unit Poskotis Antisipasi Lalin Idul Fitri 1441 H