Mushalla Darul Wustha Kelurahan Kubu Tanjung Juara I Lomba Didikan Subuh Tingkat Kota Bukittinggi Tahun 2020

1

Bukittinggi, Padang Expo

Walikota Bukittinggi diwakili Sekretaris Daerah Yuen Karnova menyerahkan secara simbolis hadiah pemenang lomba Didikan Subuh (DDS) tahun 2020, bertempat di ruang rapat utama lantai III Balaikota Bukittinggi, Selasa (28/07).

Pelaksanaan lomba tersebut merupakan salah satu wujud komitmen Pemerintah Kota dalam mendukung penyelenggaraan kegiatan keagamaan di tengah masyarakat sehingga tercipta suasana kehidupan masyarakat yang agamais dan juga dalam upaya menanamkan pendidikan karakter bagi generasi muda di Kota Bukittinggi.

Koordinator Tim Penilai Lomba DDS Afrizal mengatakan, awalnya ada 6 DDS yang akan dinilai, karena adanya keterbatasan disaat pandemi covid-19 melanda maka dilaksanakan untuk 4 DDS. Sistem penilaian yang dilakukan adalah mengacu kepada sistem penilaian yang dilakukan oleh Provinsi Sumbar. Kemudian yang menjadi terbaik satu, akan menjadi utusan Kota Bukittinggi ke tingkat Sumbar yang akan dilaksanakan pada tahun 2022.

“Mengingat pelaksanaan pada tahun 2022 masih cukup panjang waktu untuk persiapan, yang perlu diingat adalah anak – anak yang dikelas 4 sekarang dikhawatirkan tidak bisa ikut ditahun 2022 karena telah memasuki usia SMP, jadi dari sekarang harus sudah disiapkan. Untuk menjadikan yang terbaik, perlu dukungan dan kerja keras kita semua, sebagai ketua LDS saya siap mewakafkan diri untuk membinanya,”kata Afrizal..

Sementara itu, Sekda Bukittinggi  Yuen Karnova dalam sambutannya menyampaikan, menang atau kalah dalam lomba ini tidak jadi tujuan akhir. Tetapi targetnya, bagaimana menciptakan situasi dan suasana yang Islami terutama dikalangan anak-anak.

“Hari ini kita bisa melihat perkembangan yang dihadapi anak-anak, dinamika hidup, pergaulan dan lain-lain membuat anak-anak yang kadang bisa menjadi orang yang tidak berbudaya,”ujar Yuen Karnova.

Yuen Karnova menjelaskan, persoalannya tidak cukup waktu atau kesempatan bagi anak untuk mendapatkan bekal rohaninya. Akibatnya ada yang kosong didalam jiwanya, kemudian yang kurang ini diisi oleh perkembangan yang lain. Oleh karena itu didikan subuh ini harus ada. Ini adalah jawaban untuk masa depan, kalau diserahkan untuk pendidikan formal saja tidak akan cukup.

Baca Juga :  Pemko Bukittinggi Serahkan Dana Operasional Kepada Ratusan Kader PPKBK, BKB, BKR dan BKL

Penyelenggaraan kegiatan Didikan Subuh di mesjid/musala merupakan salah satu upaya dalam membentuk karakter generasi muda untuk menjawab tantangan zaman.

Pendidikan formal saja tidak cukup. Anak-anak kita bisa saja terpelajar dan berpendidikan. Namun, dinamika hidup dan pergaulan dapat menjadikan mereka jauh dari nilai-nilai agama, adat, budaya dan sebagainya.

Kemudian yang perlu dipertimbangkan bagaimana didikan subuh ini menjadi kepedulian kita bersama, karena didikan subuh melatih anak ke mesjid di waktu subuh, sementara orang tua seharusnya juga ikut sholat subuh bersama anak di masjid.

Kedepan kita berharap mari dikembangkan lagi sistem didikan subuh ini sebagai sebuah penunjang utama pendidikan anak.

“Hendaknya didikan subuh ini menjadi kepedulian bagi seluruh pihak. Oleh karena itu pemerintah berharap dengan upaya yang dilakukan ini bisa hendaknya menjawab kebutuhan yang diperlukan,”jelas Yuen Karnaova.

Adapun para pemenang DDS terbaik tingkat Kota Bukittinggi tahun 2020 adalah, juara I diraih oleh DDS Mushalla Darul Wustha Kel.Kubu Tanjung dengan meraih hadiah Rp 10 juta, Juara II diraih oleh DDS Masjid Muslimin Kelurahan Puhun Pintu Kabun dengan meraih hadiah sebesar Rp 7,5 juta, juara III diraih oleh DDS Masjid Jami’ Surau Gadang Kelurahan Campago Ipuh dengan hadiah sebesar Rp 5 juta dan juara harapan diraih oleh DDS Masjid Agung Kelurahan Tangah Sawah dengan hadiah senilai Rp 3 juta. (fadhil/rahmi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here