Akibat Banjir Berkepanjangan, Masyarakat Nagari Aia Gadang Minta Pemerintah Carikan Solusi Antisipasi Penahan Tebing

20

Pasaman Barat (padangexpo.com)

Masyarakat Nagari Aia Gadang, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat berharap adanya antisipasi penahan tebing terhadap Daerah Aliran Sungai (DAS) disepanjang pemukiman masyarakat, Pasalnya, akibat runtuhan tebing sungai setiap kali hujan lebat membuat rumah masyarakat semakin terancam hanyut.

“Benar setiap kali hujan tebing selalu runtuh hingga dekat dengan pemukiman warga sekarang sudah tinggal tiga meter lagi, diperkirakan dalam waktu satu bulan rumah masyarakat tersebut akan hanyut akibat tebing terus runtuh,” kata Walinagari Aia Gadang, Junaidin, S.H, didampingi Sekretarisnya, Eka Putra, Sabtu (5/9).

Dikatakan, untuk menangani penahan tebing tersebut jelas Nagari tidak akan mampu, sebab akan memakan biaya yang relatif tinggi, sehingga diharapkan penahan tebing tersebut dapat ditangani pihak Kabupaten, Provinsi dan Pusat.

Apalagi, kejadian tersebut bukan saja sesaat akan tetapi setiap kali hujan, bukan tebing saja yang runtuh akan tetapi daerah tersebut sudah menjadi langganan banjir yang berkepanjangan, untuk itu kita berharap Masyarakat kita bebas dari banjir sehingga mereka dapat meningkatkan perekonomian mereka.

Sebab, selama ini ratusan hektar kebun masyarakat rusak dan gagal panen ketika Sungai Batang Saman meluap serta menggenangi pemukiman masyarakat di wilayah tersebut.

Akan tetapi hal tersebut dapat terjawab baik itu dari pemerintah Daerah, Pemerintah Provinsi dan Pusat agar wilayah tersebut tidak lagi menjadi langganan banjir merupakan impian seluruh masyarakat, sebab selama ini wilayah tersebut menjadi langganan banjir ketika hujan lebat.

Banjir yang melanda dari tahun ke tahun hingga merugikan masyarakat luas membuat perekonomian masyarakat semakin terpuruk, bukan saja itu akan tetapi ratusan rumah masyarakat juga jadi imbas keganasan luapan sungai Batang Saman, Sungai Batang Kenaikan dan Sungai Batang Tongar yang bermuara ke Sungai Batang Saman.(By roni)