Pandangan Siti Nur Azizah Dalam Pilkada Tangerang Selatan

20

Tangsel (padangexpo.com)

Calon Wali Kota Tangerang Selatan Siti Nur Azizah, memberikan pandangannya untuk membuat pembangunan Tangerang Selatan yang merata sampai ke pelosok. Siti Nur Azizah ingin membangun suatu tata pemerintahan yang _public focus_, yang berorientasi kepada masyarakat.

“Tentu pembangunan yang akan kita lakukan yaitu pembangunan yang terintegrasi, tematik, yang spasial sehingga potensi masyarakat di Tang-Sel ini tumbuh.” Ujar Siti.

Siti Nur Azizah juga mengungkapkan tata kelola pemerintahannya saat terpilih menjadi Wali Kota Tangerang Selatan yang tidak akan memberi ruang kepada KKN. “Kalau nanti pemerintahnya dikelola secara good government, dan _public focus_, kalau diarahkan pada orientasi itu, maka tidak ada ruang untuk KKN tumbuh dengan subur.” Tandas Siti.

Siti Nur Azizah berkeinginan Tangerang Selatan mempunyai kawasan ekonomi rakyat, dimana pemerintah mempunyai perhatian kepada UMKM agar dapat bersaing dengan baik. Kedepannya Siti Nur Azizah ingin membangun kawasan ekonomi digital di dalam paska  COVID-19 ini.

Siti Nur Azizah juga mengungkapkan terinspirasinya untuk membantu memajukan negara dari sang ayah sebagai sosok orang tua biologis dan ideologis yang menanamkan nilai-nilai nasionalisme dalam lingkungan keluarga.

“Abah ini bukan sekedar seorang Ulama, tapi juga politisi, juga pendidik. Memang mempunyai pandangan yang kuat sekali tentang kebangsaan, keumatan, keIndonesiaan, yang secara tidak langsung tertanam di setiap aktivitas kami.” Ujar Siti.

Siti Nur Azizah memberikan pandangannya terhadap keberagaman di Tangerang Selatan terutama dalam beragama. Dimana masyarakat dapat hidup secara harmonis dalam relasi sosial keagamaan, yang didasari nilai-nilai agama yang universal.

“Pemimpin itu harus mengayomi, melindungi, memberikan kemaslahatan secara umum, termasuk kepada agama yang bukan mayoritas. Karena mereka mempunyai hak yang sama untuk beribadah. Bukan nilai agama dalam konteks masing-masing, tapi nilai agama yang universal.” Tutup Siti Nur Azizah. (HM)

Baca Juga :  Hentikan Kapitalisasi dan Privatisasi di Wilayah Taman Nasional Komodo dan Labuhan Bajo