Sidang Lanjutan Perkara Berita Hoaks Covid-19 yang Dilaporkan Oleh Wakil Bupati Kebumen

44

Kebumen (padangexpo.com)

Pengadilan Negeri Kebumen kembali menggelar persidangan lanjutan kasus berita bohong (hoaks) melalui media sosial facebook S Sugiarto Arakani’s milik terdakwa Sujud Sugiarto yang dilaporkan oleh Wakil Bupati Kebumen H. Arif Sugiyanyo, SH, Senin 31/8

Sebanyak 10 saksi yang akan dihadirkan dalam persidangan yang dipimpin oleh Hakim Ketua Edi Subagiyo, SH, MH yaitu A. Burhanudin, M. Tohri, Zahroni, Irwan Nugroho, Bibit Agus Nugroho, A. Faizal, Suhartono, Sudiono, Haryanto, Eko Sigit Purnomo termasuk pelapor sendiri Wakil Bupati Kebumen yang masuk ke ruang persidangan sekitar pukul10.10, kesemua saksi terlebih dahulu diambil sumpahnya dibawah kitab suci oleh hakim ketua, sementara ada2 orang saksi yang tidak hadir yaitu Egi Sujana dan Dedi Prastio.

Saksi pertama yang dihadirkan adalah Wakil Bupati Kebumen, Hakim memastikan dan menanyakan kembali terkait pelaporannya dengan Jabatannya yang melekat sebagai Wakil Bupati dan Ketua Gugus Tugas Covid -19 Kebumen yang dijabatnya antara tanggal 17 sampai 29 Maret 2020 yang saat itu saksi sebagai pelapor melaporkan Sujud Sugiarto ke Polres Kebumen terkait unggahannya pada tanggal 26 Maret 2020 sekira pukul 12.30 di Facebook milik terlapor yang bunyi unggahannya “3 menit yll pemilik toko di jl kolopaking koh Ameng meninggal di renggut covid -19….. kelambatan penanganan gugus tugas penanggulangan covid -19 Kebumen “, selang 2 menit kemudian ”hari ini jam 12.30 wib seluruh area kebumen kota wajib lock down….tidak ada alasan apapun harus lock down” (DPP Patriot Nusantara),

Unggahan tersebut pertama kali diketahui oleh saksi A Bahrudin selaku Staff Wakil Bupati yang kala itu langsung memberitahukannya kepada Wakil Bupati, lalu Tim segera bergerak mengecek ke pada Lurah Kebumen Bibit Agus Nugroho serta kepada Kepala Dinas kesehatan Kabupaten Kebumen Budi Satrio dan ternyata hasilnya tidak ada yang meninggal pada saat itu.

Baca Juga :  Gubernur Akmil Silaturahmi di Kantor Wali Kota Magelang

Kuasa Hukum terdakwa Sujud Sugiarto dari Kantor Bantuan Hukum Kebumen KLC ‘’Kebumen Lawyer’s Club’’ Dr. H. Teguh Purnomo, Marwito SH, Fandi Yusuf SH, Anita Nosa SH, MH, Uci Tresney SH, MH, Abdul Wahid.SH, M.Si, mencecar pertanyaan kepada saksi terkait masalah meninggalnya Koh Ameng, apa yang dilakukan dalam penanganan covid -19, berapakah jumlah orang yang meninggal, Masalah SK, apa ada keluarga Koh Ameng yang melaporkan, apa status yang di unggah Sujud Sugiarto sebagai pemicu keresahan? Padahal, sebelumya juga sudah ada banyak berita mengenai Covid – 19, sementara saksi lainnya A. Bahrudin mengatakan tahunya unggahan tersebut berawal dari perintah Wakil Bupati untuk mengecek akun S Sugiarto Arkani’s,

Sampai berakhirnya persidangan baru 6 orang saksi yang dapat diperiksa, sementara hakim memutuskan sidang akan di lanjutkan kembali pada hari Kamis 03/09/2020. untuk mendengarkan saksi pelapor.

Sebelum persidangan di tutup, Kuasa Hukum terdakwa mengajukan permohonan penangguhan penahanan kepada Hakim Ketua Edi Subagiyo, SH, MH, dengan jaminan seorang Perwira Polisi dengan pangkat Ipda Pol M.M King Pakarezzy dan Elnan Z.U Azkenazy. (SP)