Telkomsel Launching Program Merdeka BJJ Untuk Kelancaran PBM Bagi Guru dan Pelajar di Bukittinggi

55

Bukittinggi (padangexpo.com)

Sampai saat ini pandemi Covid-19 masih belum berakhir, sehingga kegiatan sekolah tatap muka belum bisa dimulai di Kota Bukittinggi. Hal itu membuat Telkomsel, salah satu provider di Indonesia, membuat program merdeka belajar jarak jauh.

Untuk itu Telkomsel membantu kelancaran proses belajar mengajar dari rumah dengan memberikan bantuan program “Merdeka Belajar Jarak Jauh (BJJ)”, berupa paket kartu perdana gratis, dimana untuk Bukittinggi bantuan itu diserahkan secara simbolis kepada pemerintah kota Bukittinggi, di aula Balaikota, Senin (07/09).

Kakandatel Bukittinggi, Doni Suhendri, menjelaskan, bagi telkom, program merdeka belajar jarak jauh, menjadi salah satu kewajiban di tengah pandemi covid-19 ini. Dimana, sesuai kemendibud tentang pembelajaran daring, tentunya membutuhkan jaringan internet yang mumpuni.

“Program pemerintah selaras dengan program telkomsel. Sehingga kami dari telkom melahirkan program merdeka jarak jauh, untuk membantu kelancaran proses belajar mengajar dari rumah. Kita bantu guru dan kita bantu murid juga agar sistem belajar jarak jauh tidak membebani ekonomi masyarakat. Harapan kami dari telkom, program ini dapat berjalan dengan sukses dan lancar,” jelasnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bukittinggi Melfi Abra menjelaskan, selama beberpa bulan terakhir, kondisi pandemi memaksa proses belajar mengajar dilaksanakan dari rumah. Ia mengakui, belajar dari rumah kurang efektif dibanding belajar tatap muka.

“Namun, upaya ini efektif untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19. Pemerintah pusat melalui kemendikbud telah keluarkan regulasi untuk pembelajaran selama covid-19. Termasuk bekerjasama dengan provider dalam memberikan kuota internet bagi para guru, pelajar dan mahsiswa,” ujarnya.

Sementara itu, Walikota Bukittinggi HM.Ramlan Nurmatias, SH juga mengapresiasi langkah dari telkomsel yang cepat merespon salah satu masalah akibat dampak dari pandemi covid-19. Bantuan ini sangat membantu pelajar di Bukittinggi yang sampai saat ini masih mendapatkan pembelajaran melalui sistem daring.

BACA JUGA :  Ka Kwarcab 0317 Tinjau Posko Perbatasan

“Penambahan kasus Covid-19 di Bukittinggi cukup mengkhawatirkan. Untuk itu, kami belum bisa mengizinkan sekolah untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka. Sehingga saat ini pelajar kita mendapatkan ilmu dari gurunya melalui sistem daring. Karena kami tidak mau ambil resiko, jangan jadikan pelajar kita kelinci percobaan,”ujar Ramlan Nurmatias.

Wako Ramlan juga mengatakan, untuk mendukung hal itu, Pemko Bukittinggi juga telah menambahkan beberapa titik wifi gratis, yang bisa dimanfaatkan pelajar dari rumah yang dekat dengan lokasi wifi itu.

“Sekarang ada lagi kerjasama dengan telkomsel dengan program merdeka belajar jarak jauh, yang tentunya dapat membantu kelancaran PBM melalui daring, melalui paket data gratis. Terima kasih kepada telkomsel, semoga dapat membantu guru dan pelajar maupun mahasiswa di Bukittinggi,”kata Wako Ramlan.

Dalam kesempatan itu, GM klaster Telkomsel area Bukittinggi, Pipin, juga memberikan sosialisasi terkait program merdeka belajar jarak jauh. Sosialisasi ini diikuti oleh Kepala sekolah dan perwakilan guru se Kota Bukittinggi.

Program merdeka belajar jarak jauh ini melalui telkomsel ini, diberikan dalam bentuk kartu perdana dengan kuota belajar 10Gb. Program ini akan berlangsung selama 4 bulan kedepan dan kartu perdana akan didistribusikan kepada seluruh pelajar dan guru melalui sekolah yang bersangkutan,”sebut Pipin. (fadhil/rahmi)