Berani Mengubah Diri Dalam Menghadapi Masa Transisi

123
Ilustrasi

Kehilangan sebuah pekerjaan dan penghasilan atau berada dalam suatu krisis finansial mengharuskan kita membuat rencana baru. Bagaimana pun kita harus menjalani masa transisi dengan berbagai kesulitan yang mau tak mau harus dihadapi.

Hidup pasti mengalami perubahan dari waktu ke waktu, walau kita lebih senang dengan status quo. Banyak hal yang terkadang tidak bisa kita hindari dan membawa kita dalam satu proses transisi hidup.

Transisi kehidupan biasanya tidak mudah. Apalagi jika transisi hidup yang dialami lebih berat dari sebelumnya. Namun kita perlu ingat, bahwa hidup tidak bisa selalu seperti yang kita inginkan. Jika kita tidak siap menghadapi transisi hidup, kita tidak akan pernah berani untuk melangkah.

Transisi Hidup Bukanlah Ancaman, Tapi Tantangan

Terkadang transisi hidup memang bukan sesuatu yang kita inginkan, namun hal tersebut jangan dipandang sebagai ancaman yang akan melemahkan kita. Transisi hidup merupakan tantangan baru yang harus kita hadapi.

Dari sekian banyak hal, ada dua hal yang menjadi penting dalam menghadapi masa transisi menuju new normal atau Adaptasi Kebiasaan Baru ini adalah optimisme dan disiplin.

Sedangkan bagi pemilik usaha, ini merupakan kesempatan untuk menggerakkan kembali roda perekonomian yang sempat melambat dampak dari pandemi CoVID-19 di Indonesia sejak Maret 2020.

Namun disisi lain, masih ada kekhawatiran bahwa geliat perekonomian belum bisa kembali secara cepat, ditambah kekhawatiran akan datangnya Corona gelombang kedua.

Bagi pemilik usaha ini saatnya untuk melakukan penataan ulang fungsi – fungsi perusahaan untuk mencapai efisiensi yang lebih baik.

New normal atau Adaptasi Kebiasaan Baru menjadi tantangan sendiri bagi pemilik usaha dan masyarakat agar bisa bertahan ditengah perubahan yang diakibatkan oleh Pandemi CoVID-19.

BACA JUGA :  Anak Jalanan dan Napza

Di tengah ketidakpastian pandemi saat ini, kita tetap waspada apabila terjadinya gelombang kedua corona yang dapat menyebabkan bertambah surutnya lagi roda perekonomian Indonesia.

Yang masih malas berubah lah, karena kita masih bisa berubah dan membangun masa depan lebih baik lagi, konsentrasi, karena tantangan terbesar dalam hidup yakni mengendalikan diri.

Seseorang harus bisa keluar dari zona nyaman agar bisa terus maju di setiap situasi. Sukses merupakan suatu proses yang harus dibangun dengan merubah karakter serta perjuangan, tidak tergantung usia, visi harus benar, implementasinya harus militan, berkualitas dan harus bekerja keras dalam mencapai kesuksesan.

Lingkungan di luar kita berubah begitu cepat. Bila tak ingin “punah”, mau tidak mau kita harus berubah. Pikiran kita harus terbuka dengan ide dan gagasan baru.

Karakter dasar menjadi kokoh karena ditopang dengan nilai-nilai tertentu. Nilai-nilai ini yang akan menjadi penentu sifat dasar seseorang, penentu ketahanannya menghadapi godaan dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat. Seseorang yang memiliki prinsip yang kuatpun masih bisa menjumpai kendala, apalagi untuk seseorang yang hidupnya tidak memiliki nilai yang kuat.

Karakter dasar merupakan sebuah fondasi, sehingga perlu ada dalam diri tiap manusia. Semakin sering dilatih, maka akan semakin menjadi pribadi yang mantap. Dengan menerapkan nilai-nilai dalam karakter dasar, seseorang akan hidup dengan tenang dan seimbang.

Apabila karakter dasar yang dimiliki dalam diri berkembang, maka secara otomatis ia akan mampu menjaga perilaku untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Didalam karakter dasar, terdapat sifat baik yang terdiri atas tiga nilai. Nilai pertama tidak egois, kedua jujur, dan nilai ketiga disiplin.**d79