Cegah Penyebaran CoVID-19, PGRI Solsel Adakan Tes Usap Bagi Seluruh Guru Mulai Tanggal 13-15 Oktober 2020

0

Solok Selatan (padangexpo.com)

Dalam upaya memutus mata rantai penyebaran CoVID-19 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Solok Selatan dukung pelaksanaan tes usap atau swab test bagi seluruh guru di daerah itu guna memutus mata rantai penyebaran CoVID-19.

Alsiswandri selaku Ketua PGRI Solok Selatan mengatakan, “Memang ada usulan dari anggota PGRI bagaimana kalau tes usap ini dilakukan terhadap keluarga yang terdampak saja atau bagi mereka yang melakukan perjalanan keluar daerah. Kami sebagai perwakilan organisasi tentu menampung semua aspirasi tersebut dan meneruskannya dengan menyurati Dinas Pendidikan agar tes usap bagi guru ditinjau ulang tetapi secara organisasi kami mendukung tes usap bagi guru,” ujarnya di Padang Aro, Selasa (13/10/2020).

Ia mengatakan, bahwa dengan jumlah guru yang cukup banyak mencapai 3.100 orang tentu memiliki pemikirannya juga berbeda-beda, dan PGRI sebagai organisasi yang mengayomi wajib membantu menyampaikan aspirasi mereka.

Selain itu, ada sejumlah guru yang memiliki penyakit seperti darah tinggi dan lainnya sedikit khawatir untuk melaksanakan tes usap, terangnya.

“Intinya PGRI mendukung tes usap bagi guru dan hari ini sudah mulai dilaksanakan di Puskesmas terdekat dengan sekolah,” ujarnya.

Selain mendukung dilakukannya tes usap, PGRI dan kepala Dinas Pendidikan telah menyepakati perjanjian bahwa bagi guru yang keluar daerah harus melakukan tes usap secara mandiri. “Kepala sekolah boleh memberikan izin guru ke luar daerah, tapi sepulangnya dari luar daerah mereka harus tes usap mandiri,” ujarnya.

Sedangkan Bustami selaku Kepala UPTW Pendidikan KPGD, didampingi Ketua PGRI KPGD Asbandi menyatakan, bahwa pelaksanaan tes usap telah dilakukan lebih kurang 50% guru yang ada di wilayahnya.

Bustami mengatakan,” Kita telah imbau semua guru di Kecamatan ini untuk menyempatkan diri melakukan tes usap dalam mendukung memutus mata rantai penyebaran CoVID-19. Bahkan,  hari ini sudah tercatat lebih 50 % yang melakukannya di Puskesmas Pakan Rabaa di Balun, ujarnya.

Baca Juga :  Paslon Bupati dan Wabup Solsel Ali-Marwan Effendi Resmi Daftarkan Diri ke KPU

Sedangkan Asbandi menambahkan, pihaknya secara organisasi telah menyurati seluruh guru untuk tes usap. Sedangkan yang tidak melakukan juga diserahkan sepenuhnya pada kepala sekolah masing-masing.

Adapun kegiatan ini, selain untuk mendeteksi dan memutus mata rantai penyebaran CoVID-19, juga untuk menjamin kenyamanan kegiatan PBM tatap muka nantinya,” tambah Asbandi.

Novrizon selaku Plt Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Solok Selatan mengatakan pihaknya menerima surat dari PGRI terkait permintaan peninjauan ulang tes usap bagi guru.

“Kami terus memberikan pemahaman kepada guru betapa pentingnya tes usap guna memutus mata rantai penularan COVID-19. Mereka bisa menerima dan sekarang sudah mulai dilaksanakan,” ujarnya.

Untuk pelaksanaan tes usap bagi guru diagendakan selama tiga hari yaitu mulai Selasa sampai Kamis (15/10) di Puskesmas terdekat, ujarnya.

Selain itu seluruh pegawai di Dinas Pendidikan juga akan melakukan tes usap sekaligus mengawasi tes usap bagi para guru.

“Jadi, tidak hanya guru yang akan di tes tapi nanti seluruh Pegawai Dinas Pendidikan berjumlah sekitar 80 orang,”ujarnya. **

Pewarta               : Syahril
Editor                    : d79

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here