Kantor PWI Payakumbuh 50 Kota Dirusak OTK, Ketua PWI Sumbar Minta Polisi Usut Pelakunya

0

Limapuluh Kota (padangexpo.com)

Kantor sekretariat PWI Payakumbuh-Limapuluh Kota yang terletak di komplek Dinas Pertanian,  Jalan Ade Irmasuryani Payakumbuh dimasukkan tanah bebatuan oleh orang tak dikenal. Peristiwa itu diketahui, Kamis (29/10/2020) saat seorang pengurus hendak masuk kantor.

Akibat peristiwa tersebut, kaca lemari pada salah satu ruangan pecah,  spanduk  merek sekretariat PWI yg digantung di bawah atap dicopot dan dirobek, tiang bendera di hilang, sejumlah bunga juga hilang. “Kejadiannya diketahui pertama kali oleh Nahar Sago ” kata Ketua PWI Payakumbuh – Limapuluh Kota, Yusrizal sore ini.

“Saya sungguh kaget dengan kejadian itu, dan setelah saya amati timbunan sampah tanah dan batu itu datang dari arah luar yg dilemparkan ke dalam ruangan berakibat ada kaca almari yang pecah”, ujarnya.

Ketika ditanyakan dengan warga yang masih menempati rumah dinas di situ dan masyarakat sekitarnya sama sekali tidak ada yang tahu.

Kelihatannya sampah tersebut sengaja didatangkan dari luar areal ex kantor Pertanian, karena di situ tidak ditemukan tanda bekas orang membersihkan pekarangan, tutur Nahar didampingi Bataruddin dan Kepala Sekolah SD 04 Armansyah.

Ketua PWI Yusrizal, ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. “Iya kantor kami dikotori tanah dan bebatuan. Tiang bendera dicopot, merek dirobek”, sebut Yusrizal yang telah melaporkan kejadian itu kepada Ketua PWI Sumbar Heranof Firdaus.

“Jauh sebelum ini, pihak Kajari secara lisan telah menyampaikan kepada saya, bahwa areal yang telah dihibahkan Pemko Payakumbuh kepada Kejaksaan akan segera dibersihkan. Namun pihak Pemko yang meminjam pakaikan gedung tersebut belum menyurati PWI begitu juga Kejaksaan”. Ujar Yusrizal.

Dalam hal ini, Heranof Firdaus selaku Ketua PWI Sumbar menyesalkan kejadian ini dan meminta pengurus PWI Payakumbuh/50 Kota untuk melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib.

Baca Juga :  Bencana Longsor di Jalur Sumbar - Riau, Sudah Bisa Dilalui

“Kita minta Polisi dapat mengungkap siapa dalangnya,” harap Heranof. (d79/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here