GSMS TH 2020 SMPN 2 LBU Dikunjungi Tim Monitoring Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Datar

1

Kabupaten Tanah Datar (padangexpo.com)

GSMS (Gerakan Seniman Masuk Sekolah) yang merupakan kegiatan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Datar sudah memasuki fase akhir dari kegiatan tersebut.

Dari 11 sekolah menengah tingkat lanjutan yang ada di Kabupaten Tanah Datar, salah satunya yang mendapatkan kegiatan ini adalah SMP NEGERI 2 Lintau Buo Utara. Kepada tim monitoring yang berkunjung melihat aktivitas anak-anak didik dari seniman GSMS tersebut.

Rita Zaina, S.Pd selaku Kepala Sekolah SMPN 2 Lintau Buo Utara menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan beserta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Datar yang telah memberikan kepercayaan kepada sekolahnya untuk melaksanakan kegiatan GSMS tersebut.

” Terimakasih kami ucapakan kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Datar yang telah memberikan kepercayaannya kepada sekolah kami untuk melaksanakan kegiatan GSMS ini. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi kami terutama bagi anak-anak didik kami untuk menumbuhkan minat bakat dan kecintaannya terhadap seni budaya Minangkabau. Dengan adanya kegiatan ini, bisa mempertahankan budaya tradisional Minangkabau yang saat ini memang agak jauh dari generasi muda kita. Kami berharap, mudah-mudahan kegiatan ini terus berlanjut kedepannya nanti agar bisa memotivasi para seniman dan anak murid untuk melestarikan dan menjaga serta mengembangkan seni budaya tradisional Minangkabau. Terakhir, terkait peralatan yang kami punya untuk menunjang kegiatan ini, sangat minim. Untuk itu, kepada Kementerian maupun dinas terkait mohon diperhatikan agar kedepannya kegiatan ini berjalan lancar,” ujar Rita Senin (23/11) di ruangannya.

Abrar Muchlis, SE, selaku Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Datar mengatakan bahwa setelah tim monitoring turun ke sekolah-sekolah penerima bantuan GSMS Tahun 2020, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan khususnya bidang Kebudayaan akan membantu sekolah-sekolah tersebut yang minim akan peralatan.

Baca Juga :  Letda Inf. Rusyadi Bantu Gagalkan Aksi Rampok di Saruaso Tanah Datar

“Kita akan bantu sekolah-sekolah yang memang sangat minim akan peralatan seni tradisional. Terkait pandemi Covid 19, memang APBD kita dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (DAU/ Dana Alokasi Umum) untuk program GSMD Tahun 2020 berkurang drastis sebanyak 90%,” ujar Kabid Kebudayaan.

Hampir senada, Agusli, Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah pun menyampaikan bahwa kegiatan GSMS ini merupakan berkah bagi SMP piloting di Kabupaten Tanah Datar.

” Sudah hampir 8 bulan pandemi Covid 19 mempengaruhi hampir seluruh aktifitas kehidupan di Tanah Datar, tidak terkecuali dunia pendidikan/aktifitas belajar mengajar.

Sejak diberlakukannya SK 4 menteri tentang pedoman pelaksanaan belajar pada masa darurat pandemi Covid-19 dan diperkuat dengan surat edaran Bupati Kabupaten Tanah Datar,  semua sekolah di Tanah Datar melaksanakan proses belajar mengajar melalui Belajar Dari Rumah (BDR).

Kegiatan Gerakan Seniman Masuk Sekolah (GSMS) Tahun 2020 merupakan berkah bagi SMP Piloting di Kabupaten Tanah Datar. Kegiatan ini   merupakan bimbingan keterampilan seni lukis, musik tradisional dan lain-lainnya yang dibimbing langsung oleh para seniman Tanah Datar.  Peserta siswa dari SMP dari 11 sekolah piloting yang dinilai memiliki bakat seni lukis. Dari beberapa kali pertemuan yang dilaksanakan di masing-masing sekolah, ditemukan bakat-bakat seni pada siswa peserta yang selama ini belum maksimal pengembangannya.

Dengan menyaksikan besarnya manfaat yang diperoleh dari kegiatan seniman masuk sekolah ini, diharapkan kegiatan ini teranggarkan pada tahun-tahun berikutnya dan terlaksana lebih baik.

“Ucapan terima kasih dan apresiasi kepada rekan-rekan penggiat seni yang dimotori bang anggit, yang telah berpartisipasi pada dunia pendidikan khususnya di SMP Kabupaten Tanah Datar,” pungkas Agusli.

Menambahkan, Syafriadi, S.Sn sebagai seniman yang mengajar di SMPN 2 Lintau Buo Utara berharap kedepannya nanti kegiatan ini tetap menjadi agenda dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Datar agar nantinya para anak didik khususnya generasi penerus bangsa bisa punya karakter dalam melestarikan dan menjaga marwah kebudayaan adat Minangkabau.

Baca Juga :  Bantuan APD Untuk Puskesmas Lima Kaum I Di Serahkan Oleh Wagub Nasrul Abit

“Salah satu tugas kami selaku seniman dari ranah Minangkabau adalah bagaimana upaya kami untuk menumbuhkan minat, bakat dan potensi yang ada pada anak didik kami, agar nantinya bisa menjaga, mengembangkan dan melestarikan kebudayaan tradisional Minangkabau yang saat ini mulai luntur di gerus era globalisasi. Kami berharap, dengan adanya program dari Kementerian dan Dinas terkait bisa menjadi jembatan bagi generasi muda khususnya ranah Minangkabau melalui para tangan seniman untuk bisa melestarikan kebudayaan tradisional tersebut. Untuk itu, semoga kegiatan ini tetap menjadi atensi bagi Pemerintah Pusat, Provinsi maupun Daerah agar kita sama-sama bisa menjaga, mengembangkan dan melestarikan untuk warisan generasi muda ranah Minangkabau,” tutur Syafriadi. (Dwi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here