Puskesmas 1 Kecamatan Dayeuhluhur, Berikan Kemudahan Untuk Pelayanan Masyarakat

1

Cilacap, Jawa Tengah (padangexpo.com)

Membangun kesehatan, dalam hal ini meningkatkan derajat kesehatan masyarakat bukanlah tanggung jawab sepenuhnya dilimpahkan kepada instansi kesehatan Puskesmas atau Rumah Sakit saja, tapi tanggung jawab bersama secara kolektif semua elemen bangsa, baik yang memiliki keterkaitan langsung maupun tidak, karena kesehatan memiliki relasi dan dampak besar pada semua sektor, seperti ekonomi, pendidikan, sosial dan sebagainya, karena semua hal itu tidak akan berjalan jika pelaku atau lakon (manusia) tidak fit atau sehat.

Masalah kesehatan di negeri ini begitu kompleks, baik dari sistem penerapannya maupun dari pola hidup masyarakat itu sendiri, namun memang unsur gaya hidup masyarakat inilah yang sangat serius disoroti, karena akan menjadi percuma jika pemerintah, instansi kesehatan menjalankan sistem dan program kesehatan yang profesional dan bermutu tanpa diimbangi respon dari masyarakat itu sendiri sebagai pelaku dan obyek untuk berprilaku hidup bersih dan sehat, yaitu melalui paradigma sehat.

Tentu dalam menyikapi dan merespon permasalahan kesehatan harus keterlibatan semua pihak, semua elemen dan unsur terkait untuk bergandengan tangan, memperbaiki sistem dan merubah pola hidup sehat di masyarakat, sehingga apa yang dicita-citakan bangsa dapat terwujud.

Menurut dr. Feri Sulistya Afrianto (Kepala Puskesmas  1 Dayeuhluhur), Lokakarya Mini Lintas sektor puskesmas 1 Dayeuhluhur adalah salah satu ruang membangun komitmen, menyatukan misi ditingkatan pemangku kepentingan, Camat sebagai Pemerintah Kecamatan, Kepala Desa sebagai representasi masyarakat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, dan puskesmas Sapala sebagai instasi kesehatan untuk sama-sama bersinergi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, ujarnya.

Pada Lokakarya Mini Lintas sektor puskesmas Sapala (26/11/2020) yang dihadiri oleh Bapak Camat kecamatan Dayeuhluhur (Diwakili), Pembina Puskesmas Dayeuhluhur dari Dinas kesehatan, Bapak Kapolsek Dayeuhluhur IPTU Anwar SH.Danramil/17 Dayeuhluhur Pelda H Nurohman mewakili Danramil 17/Dyh, Kepala desa Dayeuhluhur (Mewakili) tokoh masyarakat, tokoh pemuda, Kepala Sekolah SMP PGRI dan Muhammadiah Dayeuhluhur.

Baca Juga :  Hari Batik Nasional, Ganjar : Terus Inovasi Agar Batik Jateng Berkembang

Para kader kesehatan puskesmas bagian dari langkah strategis dalam membangun kesepahaman bersama untuk menyikapi permasalahan kesehatan.

Lokakarya Mini Lintas Puskesmas Sapala awal tahun ini sebagai forum untuk mengevaluasi program Puskesmas Dayeuhluhur tahun 2020, permasalahan atau kendala yang dihadapi, capaian program yang mengacu pada standar dinas kesehatan Cilacap, dan rencana program tahun 2020, dan hal ini disampaikan secara gamblang oleh  selaku kepala Puskesmas Sapala dihadapan lintas sektor.

Dari laporan tahunan, yang dijabarkan oleh dr. Feri Sulistya Afrianto Kepala Puskesmas 1 Dayeuhluhur dalam bentuk slide power point, ada beberapa program yang tercapai dan ada juga yang tidak mencapai target.

Pelda H Nurohman mewakili Danramil 17/Dyh mengatakan “Banyak penyebab kurangnya pemahaman masyarakat tentang bagaimana menerapkan pola hidup bersih dan sehat, selain itu,  Pelda H Nurohman  menjelaskan banyak faktor penghambat atau kendala, namun menjabarkan langkah-langkah atau tindak lanjut Puskesmas 1 Dayeuhluhur di tahun 2021 harus lebih spontan lagi dalam merespon permasalahan kesehatan dimasyarakat, terutama program-program yang belum mencapai target.

Menurut Kepala Sekolah PGRI Dayeuhluhur Dasman S.Pd menyarankan beberapa saran diantaranya meningkatkan penyuluhan dan edukasi, bersinergi dengan pemerintah desa untuk memaksimalkan anggaran dana desa 10 % untuk bidang kesehatan dan lainnya.

Kapolsek Dayeuhluhur IPTU Anwar SH. dalam penyampaiannya juga menegaskan kepada seluruh kepala desa agar Dana Desa dimaksimalkan penganggarannyan untuk kesehatan, tentu dengan mekanisme dan regulasi yang berlaku, selain itu masyarakat agar cepat merespon dan melaporkan kepada puskesmas jika ada penyakit yang banyak di derita oleh masyarakat di sekitar lingkungan, dan ini bagian dari sinergitas itu sendiri, pungkasnya. [SP]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here