Ditpolairud Polda Jatim Gagalkan Transaksi Benur, 2 Orang Diamankan 

45

Surabaya (padangexpo.com)

Ditpolairud Polda Jatim berhasil menggagalkan transaksi jual beli benur lobster di wilayah pantai Jolosutro Blitar dan Kabupaten Blitar. Adapun informasi tersebut didapat dari masyarakat.

Hasil dari laporan masyarakat, akhirnya petugas bergerak menuju lokasi dan mengamankan dua orang pelaku yakni CAN (24) warga asal Blitar dan IMA (38) warga asal Tulungagung.

Dalam keterangan pers, Dirpolairud Polda Jatim Kombes Pol Arnapi mengatakan,” Hasil informasi itu, Senin (18/1), lalu kita terima berikut penyelidikan, serta dapat menangkap mereka yang sudah ditetapkan tersangka dan akan menjalani hukuman pidana paling lama 8 tahun penjara dengan denda Rp 1,5 miliar,” terangnya, Sabtu 23 Januari 2021.

Benur lobster ini telah dikemas dalam plastik dengan diberikan oksigen untuk dijualnya kembali. “Tersangka mendapatkan benur lobster dari seorang nelayan di wilayah Tulungagung, dan akan dijual kembali yang harganya bervariasi. Untuk benur lobster jenis pasir per ekor seharga 9 ribu rupiah. Sedangkan, jenis benur lobster mutiara per ekornya seharga 30 ribu rupiah,” ujar Arnapi.

Ia menjelaskan, bahwa benur lobster ini dapat disita dari tangan tersangka sebanyak 3.149 ekor benih lobster masing-masing yaitu, sebanyak 1.213 ekor benur lobster jenis pasir, dan sebanyak 1.936 ekor benur lobster jenis mutiara yang semuanya dijadikan sebagai barang bukti.

Atas perbuatan tersebut tersangka akan dijerat pasal 92 undang-undang RI nomor 11 tahun 2020 tentang cipta kerja, Jo undang-undang RI nomor 31 tahun 2004 tentang perikanan, tandasnya. (alf)

Baca Juga :  Pemkot Surabaya Wajibkan Pelanggar Prokes Sanksi Administratif, 7 Hari Tak Bayar Denda KTP Diblokir