Sepanjang 2020, Sebanyak 51 Personel Polda Sumbar Positif Gunakan Narkoba dan 7 Orang Dipecat

95
Kombes Pol Satake Bayu (Ist.)

Padang (padangexpo.com)

Polda Sumatera Barat berkomitmen dalam memberantas narkotika dan obat/bahan berbahaya (narkoba) di wilayah hukumnya. Dimulai dari dalam jajaran Polda Sumbar, bagi anggota yang terlibat nantinya akan dilakukan sanksi yang tegas.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes. Pol. Satake Bayu Setianto, S.Ik menuturkan, sesuai instruksi dari Kapolda Sumbar Irjen. Pol. Drs. Toni Harmanto, MH bahwa mulai tahun 2021 ini anggota yang positif narkoba akan dilakukan proses pidana.

“Anggota yang positif narkoba akan diproses pidana. Perintah bapak Kapolda tidak hanya disiplin tapi juga dipidana,” kata Kombes Pol Satake Bayu, Selasa (12/01/2021) lalu di Mapolda Sumbar.

Selain itu, Kombes. Pol. Satake Bayu Setianto, S.Ik menjelaskan pemberian pidana bagi anggota polri di jajaran Polda Sumbar yang diketahui positif narkoba tersebut untuk memberikan efek jera dan mencegah anggota lainnya untuk tidak melakukan hal tersebut.

“Jangan sampai ada anggota (Polda Sumbar dan jajaran) yang terlibat, karena sanksi tegasnya bisa dipecat,” tegasnya.

Sebagaimana diketahui, selama tahun 2020 anggota yang melakukan pelanggaran disiplin karena positif urine narkoba sebanyak 51 personel dan dipidana karena narkoba 3 personel.

“Personel yang dipecat 7 orang karena narkoba,” pungkasnya. (bidhumas/red)

BACA JUGA :  Tutup dan Resmikan Karya Infrastruktur 2021, Irwan Basir Dt Rajo Alam : Ini Bentuk Kerjasama Nyata Pemerintah dengan Masyarakat