Tipu Korban Rp 225 Miliar, Makelar Tanah Diamankan Ditreskrimum Polda Jatim

37

Sidoarjo (padangexpo.com)

Direktorat Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim berhasil mengungkap kasus jual beli tanah yang terjadi di Kabupaten Sidoarjo.

Satu tersangka bernama AW (41) berhasil diamankan bersama barang bukti.

Dalam keterangan persnya, Kombes Pol Gatot Repli Handoko selaku Kabid Humas Polda Jatim mengatakan, tersangka AW bertindak sebagai perantara (makelar.red) jual beli tanah milik korban Miftahur Roiyan dan ibunya Elok Wahibah di Dusun Tambakoso, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo. Dan, tersangka menjanjikan akan membantu menjualkan tanah tersebut dengan harga miliaran rupiah.

Kombes Pol Gatot mengatakan, “Begitu dijanjikan akan membantu menjual tanah korban dengan harga miliaran rupiah, korban pun percaya dengan tersangka, dan diberikan 5 (lima) lembar cek Bank Mandiri dengan total Rp 225 miliar. Serta menunjukkan satu lemari berisi uang (mainan) pecahan 100 senilai miliaran rupiah. Sehingga korban langsung menyerahkan SHM miliknya,” ujarnya, Senin, 25 Januari 2021.

Sementara itu, Dirreskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Totok Suharyanto menambahkan, korban menyerahkan SHM miliknya pada 2017. Hingga 2019 tidak ada kejelasan penjualan tanah seperti yang dijanjikan tersangka. Melainkan oleh tersangka SHM milik korban telah digadaikan oleh tersangka ke pihak lain.

Ternyata, SHM tersebut digadaikan oleh pelaku tanpa sepengetahuan korban dengan nilai Rp 33,7 miliar dan dibuatkan akta PPJB serta kuasa notaris seolah-olah merupakan jual beli tanah senilai Rp 43,7 miliar. Inilah yang digelapkan oleh pelaku AW.

Ia menambahkan,“Pada 2019 korban mengetahui bahwa SHM obyek tanah miliknya telah beralih menjadi pihak lain, setelah menanyakan ke BPN Sidoarjo. Selanjutnya korban lapor ke Polda Jatim, hingga tersangka berhasil kami amankan,” terangnya.

Hasil dari uang tindak kejahatan penipuan penggelapan tersebut, oleh pelaku dibuat untuk membeli keperluannya. Diantaranya digunakan untuk membeli beberapa mobil dan tanah yang telah diamankan oleh pihak kepolisian.

Baca Juga :  Waspada ! Jalur Tol Perak – Waru di KM 06 + 200 Jalur A, Amblas

Dari hasil penangkapan ini, polisi berhasil mengamankan :

  • 5 lembar cek Bank Mandiri Rp 225 miliar.
  • 3 uang tunai Rp 1,550 miliar.
  • 3 unit mobil merk Jeep Wrangler Sport Ranage.
  • Toyota Fortuner Type VRZ.
  • Toyota Yaris.
  • 3 unit kendaraan bermotor merk : Honda PCX, Vario dan Yamaha Nmax.
  • 3 bidang tanah dan bangunan di Jl A Yani Surabaya dan di Sidoarjo.
  • Serta buku asli SHM.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatanya, tersangka dijerat Pasal 378 dan/atau Pasal 372 KUHP dan/atau Pasal 3, 4 dan 5 UU RI No 8 Tahun 2010. Yaitu tentang pencegahan dan pemberantasan TPPU.

“Ancaman hukuman penjara maksima 20 tahun dan denda paling banyak Rp 10 miliar,” ujar Totok. (alf)