BNPB : Banyuwangi Diterjang Puting Beliung, Masyarakat Diminta Waspada

39

| padangexpo.com

Sebelum terjadinya peristiwa puting beliung, dikabarkan dari warga beberapa menit sebelum terjadinya peristiwa tersebut ratusan burung gagak mengitari kawasan itu sebelum angin puting beliung melanda.

Setelah ratusan burung gagak itu menghilang, keanehan terjadi dan tidak lama kemudian angin puting beliung menerjang dan merusakkan puluhan rumah warga.

Selain itu juga, peristiwa puting beliung tersebut diduga dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang.

Kejadian ini berlangsung pada Jumat, 5 Februari 2021 sekitar pukul 16.00 WIB, dilansir dari situs resmis Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Ini merupakan peristiwa angin puting beliung yang ketiga kalinya menimpa Banyuwangi, sebelumnya angin puting beliung pernah terjadi di tahun 2004 dan 2010.

Menurut laporan lain dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyuwangi, 12 rumah warga lainnya rusak ringan.

Tidak hanya merusak rumah warga, angin puting beliung juga menyebabkan satu unit mushola dan satu unit sekolah rumah hingga instalasi listrik di desa pun mati total.

Laporan terakhir dari BPBD Kabupaten Banyuwangi korban total adalah satu warga mengalami luka ringan, dan 27 keluarga terdampak akibat peristiwa ini.

Tim reaksi cepat (TRC) BPBD Kabupaten Banyuwangi merespon kejadian tersebut dengan melakukan penilaian dampak di lokasi dan dibantu oleh perangkat dessa.

Terdapat juga pohon tumbang di lokasi dan langsung dilakukan penanganan darurat.

Sedangkan, berdasarkan prakiraan cuaca oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), wilayah Cluring masih berpotensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang sampai hari Sabtu, 6 Februari 2021.

Dalam hal ini, BNPB mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan siap siaga dalam menghadapi potensi bahaya hidrometeorolgi lain seperti banjir, tanah longsor ataupun angin kencang.(Alf)

Baca Juga :  Ditreskrimsus Polda Jatim Ungkap Mucikari Prostitusi Online Anak Dibawah Umur di Mojokerto