Layanan Pemeriksaan GeNose C19 di Pasar Turi Dimulai 15 Februari

41

| padangexpo.com

Terhitung mulai dari per 15 Februari, PT.KAI Daop 8 akan menyediakan layanan pemeriksaan CoVID-19 dengan menggunakan GeNose C19 di Stasiun Surabaya Pasar Turi.

Nantinya dalam pelayanan ini akan menggunakan alat berbasis embusan nafas, yang tersedia mulai dari pukul 07.00 – 18.00 WIB setiap hari dan dikenakan biaya Rp.20.000.

Luqman Arif selaku Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya mengatakan,”Nantinya layanan pemeriksaan GeNose C19 di Stasiun Surabaya Pasar Turi merupakan peningkatan pelayanan yang diberikan kepada pelanggan dalam rangka pemenuhan persyaratan perjalanan kereta api,” terangnya.

Layanan pemeriksaan GeNose C19 merupakan hasil sinergi BUMN antara KAI dan Rajawali Nusantara Indonesia melalui anak usahanya Rajawali Nusindo, serta Universitas Gadjah Mada.

Sesuai SE Kemenhub No 20 Tahun 2021, pelanggan Kereta Api Jarak Jauh diwajibkan menunjukkan surat keterangan negatif GeNose C19 atau Rapid Test Antigen atau RT-PCR yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3×24 jam sebelum jam keberangkatan. Khusus untuk keberangkatan selama libur panjang atau libur keagamaan, sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1×24 jam sebelum jam keberangkatan.

Dalam hal ini Luqman menjelaskan bahwa syarat pemeriksaan GeNose C19 di stasiun adalah calon penumpang harus memiliki tiket atau kode booking KA jarak jauh yang telah lunas.

Selama dilaksanakan pemeriksaan, calon penumpang dilarang merokok 30 menit sebelumnya, makan, dan minum (kecuali air putih) untuk meningkatkan akurasi hasil pemeriksaan GeNose C19.

Nantinya, calon penumpang akan diminta untuk meniup kantong hingga penuh dan mengikuti arahan dari petugas yang ada dilokasi pemeriksaan.

Hal itu dilakukan, nantinya akan dipastikan bahwa yang dapat naik KA adalah pelanggan yang dalam kondisi sehat dan memenuhi syarat sesuai anjuran pemerintah.

Baca Juga :  Waspada ! Jalur Tol Perak – Waru di KM 06 + 200 Jalur A, Amblas

Untuk pelayanan pemeriksaan GeNose C19 per 15 Februari 2021nantinya ada 8 stasiun yang menyediakan layanan tersebut, diantaranya :

  • Stasiun Gambir
  • Pasarsenen
  • Solo Balapan
  • Tugu Yogyakarta
  • Bandung
  • Cirebon
  • Semarang Tawang
  • Surabaya Pasarturi

Jumlah stasiun yang melayani pemeriksaan GeNose C19 akan terus ditambah secara bertahap.

Selain itu, KAI Daop 8 Surabaya masih menyediakan rapid tes antigen dengan harga Rp 105.000 pada 5 stasiun yaitu :

  • Stasiun Surabaya Gubeng
  • Stasiun Surabaya Pasarturi
  • Stasiun Malang
  • Stasiun Sidoarjo
  • Stasiun Mojokerto

“Adapun penambahan untuk penyediaan layanan ini juga merupakan perwujudan dari dukungan KAI bangga buatan Indonesia,” ujar Luqman.

Guna mencegah penyebaran Covid-19, setiap pelanggan KA wajib untuk mematuhi protokol kesehatan dan menerapkan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

“KAI berkomitmen menerapkan disiplin protokol kesehatan Covid-19 dengan ketat di stasiun maupun selama dalam perjalanan serta mendukung upaya pemerintah dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid-19 pada transportasi kereta api,” kata Luqman.

Untuk info selengkapnya terkait layanan pemeriksaan GeNose C19 di stasiun, pelanggan dapat menghubungi Customer Service di Stasiun, Contact Center KAI melalui telepon di 021-121, WhatsApp KAI121 di 08111- 2111-121, email cs@kai.id, atau media sosial KAI121.

Sekadar diketahui, GeNose C19 adalah alat indentifikasi virus corona dengan cara mendeteksi Volatile Organic Compound (VOC). VOC terbentuk karena ada infeksi Covid-19 yang keluar bersama napas. Orang-orang yang akan diperiksa menggunakan GeNose, terlebih dahulu diminta mengembuskan napas ke tabung khusus.

Kemudian, sensor-sensor dalam tabung itu bekerja mendeteksi VOC. Lalu, data yang diperoleh akan diolah dengan bantuan kecerdasan buatan hingga memunculkan hasil. Dalam waktu kurang dari 2 menit, GeNose bisa mendeteksi apakah seseorang positif atau negatif Covid-19.(alfian/bid)

Baca Juga :  Belajar Tatap Muka Untuk SMA/SMK di Pasuruan Tunggu Rekomendasi Bupati