Masa Jabatan Kepala Daerah Berakhir, Penjabat Sekda KLU dan Loteng Terima Mandat Sebagai Plh Bupati

36

| padangexpo.com

Penjabat Sekda Kabupaten Lombok Utara (KLU), Drs. H. Raden Nurjati, menerima mandat sebagai Pelaksana harian (Plh) Bupati KLU untuk 9 hari ke depan (17-26 Februari). Nurjati bersama Sekda masing-masing kabupaten/kota yang menggelar Pilkada serentak 9 Desember, ditunjuk sebagai Plh Bupati berdasarkan SK Mendagri No. 120/738/OTDA tanggal 3 Februari 2020.

Pada sertijab Rabu, 17 Februari 2021, serah terima jabatan berlangsung antara mantan Bupati, Dr. H. Najmul Akhyar, SH. MH., dengan Raden Nurjati. Sertijab disaksikan oleh Asisten I Setda Provinsi NTB, Dra. Hj. Baiq Eva Nurcahyaningsih, M.Si, serta unsur pejabat lingkup Pemda KLU.

Pada kesempatan itu, Najmul Akhyar mengatakan prosesi sertijab mengandung makna semakin kuatnya keyakinan bahwa jabatan kepala daerah memang takdir Allah SWT. “Pak Nurjati tidak bisa membayangkan jadi Plh. Pilkada itu cukup berat, tetapi tanpa pilkada, beliau bisa menjadi bupati,” seloroh Najmul.

Untuk itu ia berpesan, meskipun waktu yang diberikan singkat yakni 9 hari, ia berharap Plh Bupati tetap mengerjakan tugas-tugas pelayanan dengan baik. Di antara beberapa isu strategis yang harus dikawal adalah, pelaksanaan Rehabilitasi dan Rekonstruksi rumah tahan gempa (RTG). Masih terdapat belasan ribu rumah warga yang hingga kini masih menunggu proses lanjutan dari daerah.

“Sebelumnya, saya diskusi panjang dengan beliau (Plh), sebenarnya tidak sulit. Kekurangan kemarin adalah SK Tim Validasi Lapangan, kemudian hasil validasi di-SK-kan oleh Bupati. Itu diusulkan ke saya, tapi sampai sekarang dari BPBD belum sampai ke saya,” aku Najmul.

Oleh karenanya, melihat kondisi cuaca hujan dan panas belakangan ini, ia mendorong agar eksekusi RTG dipercepat.  “Selaku Plh. Bupati, saya yakini Pak Gubernur mempercayakan kepada beliau bukan tanpa alasan. Insyallah bisa jalankan amanah, sampai dilantiknya bupati definitif. Apa-apa yang menurut bapak baik, lanjutkan. Karena selama menjadi Plt Sekda, beliau sangat memahami prioritas bisa didahulukan,” tutup Najmul.

Baca Juga :  Sebesar Rp 73 Miliar Anggaran Pemprov NTB Direfocusing untuk Penanganan CoVID-19

Sementara itu, Raden Nurjati di tempat yang sama menyampaikan, dirinya memiliki kesan mendalam pada ceramah atau pidato mantan bupati. Salah satu yang tetap diingatnya, bahwa beban tidak pernah akan semakin ringan. “Beban itu semakin hari semakin berat. Tidak mungkin berdoa minta dikabulkan untuk ringankan beban, tidak ada. Tetapi bagaimana cara kita, menguatkan bahu kita. Nah ini. Jadi bapak bupati, rasa-rasanya bahu ini sudah semakin kuat sedikit,” balas Nurjati berkelakar.

“Mudah-mudahan apa yang sudah pelungguh tanamkan (sebagai) pondasi, kalaupun hanya 9 hari, bisa saya berikan sedikit tinta hitam (maksudnya – tanda tangan) pada waktu 9 hari,” kelakarnya lagi.

Di Lombok Tengah (Loteng), Penjabat Sekda  Loteng Drs. H.L. Idham Khalid, M.Pd., juga menerima mandat sebagai Plh Bupati Loteng yang diserahkan langsung Asisten III Setda NTB dr. Nurhandini Eka Dewi, SpA., di Ballroom Kantor Bupati Loteng, Rabu, 17 Februari 2021. Bersamaan dengan itu dilakukan penyerahan penyerahan memori jabatan oleh mantan Wabup Loteng, H.L. Pathul Bahri, S.IP., kepada Plh. Bupati Loteng, Drs. H.L. Idham Khalid, M.Pd.

Asisten III Setda NTB Nurhandini Eka Dewi, menegaskan, tugas Plh. Bupati Loteng tidaklah mudah. Selain memastikan proses pembangunan dan pemerintahan tetap berjalan, Plh. Bupati Loteng juga bertanggung jawab untuk memastikan persiapan dan pelaksanaan pelantikan kepala daerah yang direncanakan akan digelar pada akhir bulan Februari mendatang, berjalan dengan baik.

“Tidak kalah penting juga untuk mengawal penanganan pandemi Covid-19. Sehingga dibutuhkan kekompakan dan kebersamaan antara seluruh elemen pemerintahan di daerah ini. Supaya beban tugas yang ada bisa ditunaikan dengan baik,’’ ujarnya.

Di tempat yang sama, Plh. Bupati Loteng, H.L. Idham Khalid, menegaskan kalau mengemban amanah sebagai Plh. Bupati Loteng bukanlah perkara mudah. Kendati hanya sementara, namun tetap harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Satreskrim Polresta Mataram Polda NTB, Ringkus Pelaku Pemerkosa Anak Dibawah Umur

Menurutnya, dengan penunjukan Plh. Bupati Loteng tersebut tidak ada lagi keraguan di lingkup Pemkab Loteng soal kepemimpinan di daerah ini. Semua program dan pelayanan publik harus tetap berjalan normal sebagaimana mestinya. Tidak boleh terganggu hanya karena masa bakti kepala daerah sudah berakhir. “Pelayanan publik kepada masyarakat harus tetap berjalan. Tidak boleh terhenti,” tegasnya.

Khususnya kepada ASN lingkup Pemkab Loteng, Idham berharap dukunganya. Supaya amanah yang diberikan bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. “Tetap kompak, bantu saya jalankan pemerintahan yang sementara ini. Sampai kepala daerah terpilih dilantik,” pintanya.

Terkait pelantikan kepala daerah, Idham menegaskan akan segera berkoordinasi dengan pemerintah provinsi, KPU Loteng serta DPRD Loteng agar bisa mempercepat proses pelantikan kepala daerah terpilih.[HM]

Keterangan Foto :

Mantan Wabup Loteng, H.L.Pathul Bahri (kanan) menyerahkan memori jabatan kepada Plh. Bupati Loteng, H.L. Idham Khalid, disaksikan Asisten III Setda NTB, Nurhandini Eka Dewi, Rabu, 17 Februari 2021.

Gambar ke 2.Asisten I Setda NTB Hj. Eva Nurcahyaningsih menyerahkan surat mandat jabatan Plh Bupati kepada Penjabat Sekda KLU H. Raden Nurjati, Rabu, 17 Februari 2021.