Modifikasi Sistem Pendaftaran, Pemkot Surabaya Gelar Vaksinasi Massal Ribuan Nakes

48

Surabaya (padangexpo.com)

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggelar vaksinasi massal untuk tenaga kesehatan (nakes) di Graha YKP. Adapun vaksinasi massal tersebut melibatkan ribuan tenaga kesehatan (nakes), dan langsung dibuka oleh Wakil Menteri Kesehatan RI Dante Saksono Harbuwono, Minggu 31 Desember 2021.

Turut mendampingi dalam acara vaksinasi massal Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Surabaya Whisnu Sakti Buana dan jajaran Dinas Kesehatan Surabaya dan Jawa Timur.

Dalam kesempatan itu, Wamenkes juga menyapa para nakes yang ikut dalam acara tersebut melalui virtual. Bahkan Wamenkes dan rombongannya juga meninjau dan mengecek langsung setiap tahapan vaksinasi massal yang digelar dengan tetap menerapkan protokol kesehatan itu.

Dante saksono sempat dibuat kagum, dengan adanya modifikasi pendaftaran vaksinasi yang dilakukan Jajaran Pemkot Surabaya. Meskipun pendaftarannya dilakukan secara manual, tapi tetap terdigitalisasi dan terhubung langsung dengan data pemerintah pusat.

“Ada beberapa hal yang saya apresiasi dari kegiatan yang dilaksanakan di Surabaya kali ini, salah satunya adalah modifikasi untuk melakukan pendaftaran atau registrasi yang programnya dibuat secara manual tapi terdigitalisasi. Itu yang baru saya temukan di Surabaya ini. Proses itu kemudian di-bleaching ke data sentral. Itu sangat memudahkan tenaga kesehatan karena mungkin ada nakes yang sebelumnya belum teregistrasi dari awal,” kata Wamenkes RI.

Wamenkes mengatakan, sistem seperti ini bisa dijadikan contoh bagi daerah lain di Indonesia. Dan ia juga berharap daerah lain bisa mencontoh berbagai hal yang telah dilakukan oleh Surabaya.

“Mudah-mudahan ini bisa memberikan aura positif bagi warga, sehingga tidak takut lagi untuk melakukan vaksinasi ini,” ujarnya.

Apalagi, tenaga kesehatan yang sudah divaksin sejak beberapa Minggu lalu dan di Surabaya dituntaskan hari ini, tentu akan menjadi contoh bagi masyarakat bahwa vaksin Sinovac ini sudah aman dan halal.

Baca Juga :  Demonstrasi APR JATIM, Desak Kejaksaan Tinggi Jatim Tuntaskan Kasus P2SEM

Whisnu Sakti Buana Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Surabaya merasa bersyukur karena telah memberikan contoh bagi daerah lainnya di Indonesia. Apalagi tadi langsung di cek oleh Wamenkes RI setiap tahapannya.

” Alhamdulillah, jika mungkin sistem yang kita lakukan di Surabaya bisa diadopsi dan diaplikasikan ke daerah lainnya. Artinya, kerja keras Dinas Kesehatan dan semua pihak yang terlibat dalam vaksinasi ini akhirnya dapat apresiasi yang luar biasa dari Pak Wamenkes RI,” kata Whisnu.

Ia mengatakan, bahwa vaksinasi massal ini dilakukan untuk semua tenaga kesehatan (Nakes) yang ada di Surabaya, baik yang terdaftar di Si-SDMK maupun tidak.

Mereka diusulkan oleh institusi tempat mereka bekerja atau organisasi profesi.

“Adapun jumlah peserta yang mengikuti vaksinasi massal di Graha YKP ini yang mendaftar ada 4.257 nakes,” tegasnya.

Vaksinasi juga dilakukan di 63 Puskesmas dan RSU dr Soetomo. Khusus untuk Puskesmas nantinya melakukan vaksinasi kepada 3.150 nakes dan di RSU dr Soetomo sebanyak 80 nakes.

“Jadi, total nakes yang divaksin serentak hari ini sebanyak 7.487 nakes. Itu artinya, vaksinasi untuk nakes di Surabaya 100 persen tuntas hari ini, ditargetkan 31 ribu nakes se Surabaya tuntas hari ini, jadi tidak perlu khawatir dan takut dengan adanya vaksinasi ini, sebab sudah aman dan halal,” tegasnya.(alf)