Zigo : Tingkatkan Perekonomian, Berharap Ruas Jalan Solsel-Dharmasraya Direalisasikan

48
Zigo Rolanda, bersama

Padang Aro (padangexpo.com)

Dalam mendukung upaya pembangunan jalan tembus yang menghubungkan dua kabupaten di daerah tersebut, yakni Solok Selatan – Dharmasraya. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Solok Selatan Zigo Rolanda berharap agar pihak pusat dan juga pemerintah Provinsi mendukung upaya tersebut.

Harapan itu disampaikan Zigo usai mendampingi peninjauan ruas jalan Solok Selatan – Dharmasraya bersama Asdep Kemenko Maritim dan Investasi bersama Wagub Sumbar, Plt. Bupati Solsel, dan pihak terkait lainnya di Lubuk Ulang Aling, Sabtu, 30 Januari 2021.

Zigo menilai, ruas jalan yang menghubungkan Solok Selatan – Dharmasraya bisa melalui beberapa alternatif ruas jalan, yakni jalan Abai – Sungai Dareh, dan juga melalui ruas jalan Sungai Sungkai – Sungai Rumbai.

“nantinya akan kita bahas lebih jauh bersama pihak terkait, ruas mana nantinya yang akan dibantu pihak Kemenko Maritim dan juga oleh Pemprov Sumbar,” ujarnya.

Dalam hal ini, perlu adanya dukungan dan alokasi dana yang besar dari Pemprov melalui APBD Provinsi dalam membantu peningkatan jalan yang menjadi tanggungjawab Provinsi yang saat ini dalam kondisi rusak, terangnya.

Untuk jalan kabupaten di ruas Sungai Sungkai – Sungai Dareh, yang terhubung juga dengan jalur Simpang PB – Tandai nantinya juga menjadi jalan strategis yang diharapkan dapat terus ditingkatkan pembangunannya.

“Ruas jalan tersebut nantinya akan saling menghubungkan ke berbagai daerah, tidak hanya Solok Selatan ke Dharmasraya, dan pesisir selatan tetapi juga dengan beberapa daerah di Provinsi Jambi yakni Kerinci dan juga Muaro Bungo,” terang Zigo.

Ia mengatakan, jika nantinya ada akses jalan ke Dharmasraya, Solok Selatan bisa menjadi gerbang utamanya bagian selatan, dan langsung ke jalan lintas sumatera.

Baca Juga :  Meskipun Kalah, Tim Volly Ball PWI Solsel Apresiasi Tim Rutan Muaralabuh

Kondisi Solok Selatan ini kalau diumpamakan seperti botol, pintu masuk dan keluarnya sama, jadi hanya satu pintu, ungkap Zigo.

Saat ini Solok Selatan seperti “botol”, dimana pintu masuk dan pintu keluarnya sama, hanya di satu pintu saja.

“Dengan dibukanya akses ke Dharmasraya, maka akan menambah alternatif tambahan pintu keluar masuk ke Solok Selatan, dan diharapkan juga Solsel yang tadinya berada di ujung, dengan dibukanya akses tersebut bisa menjadi gerbang depan pintu keluar masuknya Sumbar,” ungkapnya.

Zigo menambahkan bahwa ruas jalan tersebut juga akan menjadi salah satu faktor penentu dari peningkatan perekonomian khususnya di Solok Selatan.

Menurutnya juga akan mendukung upaya kolaborasi dalam pembangunan Solsel bersama Kabupaten Dharmasraya nantinya.

“Hal ini akan terus diupayakan bagaimana jalan tembus tersebut bisa diwujudkan,” tutupnya. (syahril)