Berikan Edukasi dan Sosialisasi, Pemkab Solok Gelar Rakor KOMDA KIPI Vaksinasi CoVID-19

47

| padangexpo.com

Dalam Pelaksanaan Vaksinasi Covid 19, Komisariat Daerah Kejadian Ikutan Paska Imunisasi (Komda KIPI) Kabupaten Solok melaksanakan rapat koordinasi, bertempat di  Ruang Solinda, Selasa 2 Maret 2021.

Turut hadir dalam Rapat Koordinasi Komisariat Daerah kejadian Ikutan Paska Imunisasi (KOMDA KIPI) Plh Bupati Solok H. Aswirman, SE.,MM, Kadis Kesehatan dr. Marzetty Marwazi, Direktur RSUD Arosuka drg. Musfir Yones Indra, Narasumber dr. Vivi dimitri, Sp.PD, Beserta seluruh undangan.

Dalam laporannya, dr. Marzetty Marwazi mengatakan data data pantauan kasus pandemi covid 19 di Kabupaten solok dari maret 2020 sampai dengan Februari 2021 terus mengalami kenaikan jumlah kasus.

Ia mengatakan, pada bulan Februari 2021 telah dilaksanakan vaksinasi bagi tenaga kesehatan di Kabupaten Solok, adapun pelaksanaan vaksinasi diperuntukkan bagi usia 18 tahun hingga 60 tahun dan tidak memiliki riwayat penyakit apapun.

“Tujuan dari imunisasi covid 19 untuk menurunkan kesakitan dan kematian akibat covid 19, mencapai kekebalan kelompok untuk mencegah dan melindungi kesehatan masyarakat, melindungi dan memperkuat sistem kesehatan secara menyeluruh dan menjaga produktifitas dan meminimalkan dampak sosial dan ekonomi,” terang dr. Marzetty.

Ia menjelaskan bahwa untuk pelaksanaan vaksinasi CoVID-19 bagi tenaga kesehatan di Kabupaten solok tahap pertama sebanyak 1215 orang, dan untuk tahap kedua sebanyak 584 orang dengan total pemberian vaksin sebanyak 1799.

“Melalui kerjsama dari tim KOMDA KIPI ini diharapkan nantinya penanganan kasus KIPI pada kegiatan vaksinasi covid 19 di Kabupaten solok dapat ditangani dengan optimal,” harapnya.

H Aswirman, SE.,MM selaku Plh Bupati Solok dalam sambutannya mengatakan ,”Sudah hampir genap satu tahun kita dilanda pandemi covid 19, berbagai upaya pemerintah untuk pencegahan dan penanggulangan pandemi ini namun belum mencapai hasil maksimal, untuk itu saya mengimbau agar selalu mematuhi protokol kesehatan agar kita terhindari dari covid 19 ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemkab Solok Terima Penghargaan TP2DD Dalam Festival Ekonomi Keuangan Digital

Situasi pandemi covid-19 di Kabupaten solok sudah mencapai kasus terkonfimasi positif covid 19 sebanyak 853 kasus, dengan angka kesembuhan sebanyak 794 kasus, dan meninggal sebanyak 19 kasus.

Vaksinasi ini sudah dimulai di indonesia sejak 13 januari 2021 dimana vaksin pertama diberikan kepada Presiden RI bapak Joko Widodo, yang selanjutnya diikuti oleh pejabat negara lainnya

“Saya mengimbau kepada seluruh jajaran pemda dan masyarakat supaya tidak termakan issue yang tidak benar melaui media apapun tentang vaksin yang digunakan saat ini,” ujarnya.

Pada acara ini saya selaku bupati solok, dan segenap forkopimda dan jajar pemerintah Kabupaten solok menyatakan mendukung sepenuhnya untuk pelaksanaan vaksinasi covid 19 dan harapan saya agar seluruh kelompok kerja agar dapat bekerja sebagai mana mestinya

“ Dan saya berharap agar dapat memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat dalam kegiatan vaksinasi kedua kedepan, oleh sebab itu mari kita semua mendukung dan memberikan sosialisasi yang benar kepada masyarakat agar usaha ini mencegah serta menghapus covid 19 dibumi Kabupaten solok yang kita cintai ini,” tutup H.Aswirman. (d79/hms)